Mengapa AS dan Zionis Tak Berani Kirim Pasukan ke Iran? Ini Analisis Versi Pakar Militer

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:20 WIB
loading...
Mengapa AS dan Zionis...
AS dan Zionis tak berani kirim pasukan ke Iran. Foto/X/@DailyIranNews
A A A
TEHERAN - Israel dan Amerika Serikat (AS) tak berani mengirimkan pasukan darat ke Iran . Mereka hanya mau perang jarak jauh dengan mengirimkan jet tempurnya.

Mengapa AS dan Zionis Tak Berani Kirim Pasukan ke Iran? Ini Analisis Versi Pakar Militer

1. Ingin Memobilisasikan Rakyat Iran untuk Melawan

Andreas Krieg, profesor madya studi keamanan di King’s College London, mengatakan ada “elemen kunci” yang hilang dari rencana Israel dan AS untuk perubahan rezim, yang mencakup pasukan di lapangan.

“Israel berpikir mereka dapat memobilisasi penduduk Iran yang sangat terasing dan merasa dirugikan untuk mengambil tindakan terhadap rezim mereka sendiri. Saya tidak melihat cara apa pun yang dapat terjadi karena tidak ada oposisi yang koheren dan terkonsolidasi atau senjata yang didistribusikan,” kata Krieg kepada Al Jazeera.


2. Perang Hanya Berlangsung Beberapa Hari

“Jadi pada dasarnya ini adalah kampanye yang dipimpin oleh kekuatan udara jarak jauh yang mungkin dapat menyebabkan degradasi. Tetapi sebenarnya tanpa merebut wilayah dan mempertahankannya, tidak mungkin rezim akan runtuh dan menghilang begitu saja.”

Krieg menjelaskan bahwa AS akan “kehabisan tenaga” setelah menyelesaikan daftar targetnya “yang kemungkinan akan selesai dalam beberapa hari”.

Baca Juga: Wilayahnya Jadi Target Rudal Iran, Arab Saudi Marah Besar!

3. Ratusan Target Dihancurkan Israel

Militer Israel telah mengeluarkan pernyataan yang mengklaim telah menghantam “ratusan target militer Iran”, termasuk peluncur rudal, saat melakukan serangan udara di Iran barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved