Trump: Ilhan Omar dan Rashida Tlaib Harus Dikeluarkan dari AS

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:28 WIB
loading...
Trump: Ilhan Omar dan...
Anggota DPR Ilhan Omar dan Rashida Tlaib meneriaki Presiden Donald Trump saat pidato kenegaraan di Kongres AS. Foto/nbc news
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan anggota DPR Ilhan Omar dan Rashida Tlaib harus dikirim "kembali ke tempat asal mereka" setelah kedua anggota Kongres dari Partai Demokrat itu berteriak protes selama pidato kenegaraannya.

Selama pidato Trump pada hari Selasa, Tlaib, seorang warga Palestina-Amerika, dan Omar, seorang warga Somalia-Amerika, mengkritik Trump saat Trump memuji tindakan keras imigrasi pemerintahannya dan tindakan penegakan hukum imigrasi.

Trump menulis di platform Truth Social miliknya pada Rabu malam bahwa kedua anggota parlemen Muslim itu telah berperilaku seperti "politisi curang dan korup" yang harus dikeluarkan dari AS.

“Ketika Anda melihat Ilhan Omar dan Rashida Tlaib yang ber-IQ rendah, saat mereka berteriak tak terkendali tadi malam di Pidato Kenegaraan yang sangat elegan, acara yang begitu penting dan indah, mereka memiliki mata melotot dan merah seperti orang gila, ORANG GILA, yang secara mental terganggu dan sakit, yang, terus terang, terlihat seperti mereka harus dirawat di rumah sakit jiwa,” tulis Trump.

“Ketika orang dapat berperilaku seperti itu, dan mengetahui bahwa mereka adalah Politisi yang Curang dan Korup, yang sangat buruk bagi Negara kita, kita harus mengirim mereka kembali ke tempat asal mereka – secepat mungkin,” kata Trump.

“Mereka hanya dapat merusak Amerika Serikat, mereka tidak dapat melakukan apa pun untuk membantunya,” tambahnya.

Omar dan Tlaib termasuk di antara sekelompok kecil anggota parlemen Demokrat yang memprotes selama pidato Trump yang berlangsung hampir dua jam pada hari Selasa.

Saat Trump mengatakan kepada para legislator selama pidatonya bahwa AS harus mengakhiri "kota suaka" – yang membatasi kerja sama dengan otoritas federal seperti Imigrasi dan Bea Cukai (ICE), Omar dan Tlaib berteriak, "Anda telah membunuh orang Amerika!"

Omar kemudian menulis di media sosial, "Saya mengatakan apa yang saya katakan. Saya harus mengingatkan Trump bahwa pemerintahannya bertanggung jawab atas kematian dua konstituen saya."

Omar mewakili Distrik Kongres ke-5 Minnesota, yang meliputi kota Minneapolis, tempat Trump meluncurkan penindakan imigrasi besar-besaran tahun lalu.

Pada bulan Januari, dua warga negara AS tewas oleh petugas federal di Minnesota saat memprotes penggerebekan imigrasi oleh ICE dan agen bea cukai.

Omar juga merupakan anggota komunitas Somalia-Amerika di Minnesota, yang telah berulang kali menjadi sasaran kritik Trump. Presiden sebelumnya mengatakan mereka juga harus "kembali ke tempat asal mereka".

Tlaib, yang merupakan wanita keturunan Palestina pertama di Kongres AS, kemudian menulis di media sosial, “Tidak tahan dua Muslimah [wanita Muslim] membantah dan mengoreksinya sehingga sekarang dia keluar. #PresidenMajnoon.”

Majnoon adalah kata dalam bahasa Arab yang berarti kerasukan roh jahat, gila, atau fanatik.

Unggahan Trump di Truth Social secara khusus menyebut Tlaib dan Omar, tetapi tidak menyebutkan anggota DPR Demokrat Sarah McBride, yang menurut penyiar AS NBC juga berteriak protes selama pidato presiden.

Trump juga tidak menyebutkan anggota DPR Demokrat Al Green, yang dikeluarkan dari ruang sidang DPR selama pidato Trump, karena memegang papan bertuliskan “Orang kulit hitam bukanlah kera” – merujuk pada video rasis mantan Presiden Barack Obama dan istrinya Michelle Obama yang baru-baru ini dibagikan oleh Trump di media sosial.

Baca juga: Usai Baku Tembak Mematikan, Kuba Identifikasi Penyusup Teroris dari AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved