Takut Diserang Iran, Tentara AS Ramai-ramai Hengkang dari Pangkalan di Timur Tengah
Minggu, 22 Februari 2026 - 06:37 WIB
loading...
A
A
A
Itulah mengapa para analis mengatakan bahwa AS memindahkan sistem pertahanan udara ke Timur Tengah untuk dapat mempertahankan pasukan dan kepentingannya secara efektif terhadap serangan Iran.
Katherine Thompson, pakar dari Cato Institute, mengatakan dalam laporan tersebut bahwa aset-aset yang saat ini dipindahkan ke Timur Tengah menunjukkan niat untuk konflik yang jauh lebih lama daripada perang 12 hari pada Juni lalu, dengan Pentagon tampaknya mengantisipasi respons Iran yang dapat menjadi risiko signifikan bagi pangkalan-pangkalan Amerika di wilayah tersebut.
"Kemampuan Amerika Serikat untuk mempertahankan pertahanan pasukannya dan pangkalan-pangkalan di wilayah tersebut dalam jangka waktu yang lama, sambil juga mendukung pertahanan Israel, merupakan kekhawatiran utama," katanya, yang dilansir Jerusalem Post, Minggu (22/2/2026).
Itu juga alasan di balik keputusan AS untuk menjaga dua kapal induknya dalam posisi yang relatif jauh dari Republik Islam Iran, untuk melindungi mereka agar tidak menjadi sasaran.
Laporan tersebut menyimpulkan bahwa pemerintahan Presiden AS Donald Trump tetap berkomitmen untuk menemukan solusi diplomatik atas masalahnya dengan Iran.
Katherine Thompson, pakar dari Cato Institute, mengatakan dalam laporan tersebut bahwa aset-aset yang saat ini dipindahkan ke Timur Tengah menunjukkan niat untuk konflik yang jauh lebih lama daripada perang 12 hari pada Juni lalu, dengan Pentagon tampaknya mengantisipasi respons Iran yang dapat menjadi risiko signifikan bagi pangkalan-pangkalan Amerika di wilayah tersebut.
"Kemampuan Amerika Serikat untuk mempertahankan pertahanan pasukannya dan pangkalan-pangkalan di wilayah tersebut dalam jangka waktu yang lama, sambil juga mendukung pertahanan Israel, merupakan kekhawatiran utama," katanya, yang dilansir Jerusalem Post, Minggu (22/2/2026).
Itu juga alasan di balik keputusan AS untuk menjaga dua kapal induknya dalam posisi yang relatif jauh dari Republik Islam Iran, untuk melindungi mereka agar tidak menjadi sasaran.
Laporan tersebut menyimpulkan bahwa pemerintahan Presiden AS Donald Trump tetap berkomitmen untuk menemukan solusi diplomatik atas masalahnya dengan Iran.
Lihat Juga :