Raja Malaysia Punya Intel Pribadi Intai Pejabat Korup: Anda, Termasuk Komisi Anti-Korupsi, Dalam Pantauan Saya!

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:01 WIB
loading...
Raja Malaysia Punya...
Raja Malaysia, Sultan Ibrahim Iskandar, peringatkan para pejabat di seluruh lembaga negara untuk tidak korupsi karena semuanya dia pantau. Foto/Facebook/Sultan Ibrahim Sultan Iskandar
A A A
KUALA LUMPUR - Raja Malaysia, Sultan Ibrahim Iskandar, telah memperingatkan para pejabat seluruh departemen dan lembaga pemerintah untuk tidak korupsi karena semuanya berada dalam pantauan pribadinya. Itu tidak terkecuali dengan Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC).

Peringatan itu disampaikan dalam dekrit yang dikeluarkan kepada Kantor Pers Kerajaan pada hari Senin.

Raja secara blakblakan menyatakan Kepolisian Kerajaan Malaysia, Departemen Imigrasi, Departemen Bea Cukai, dan bahkan MACC berada di bawah pengawasan.

Baca Juga: Kesal Korupsi Merajalela di Militer, Raja Malaysia Janji Buru Koruptor di Seluruh Lembaga Negara

“Terlepas dari pangkat Anda...demikian pula para agen yang bertindak sebagai ‘perantara’ serta pemasok...Anda pun berada dalam radar,” bunyi dekrit Sultan Ibrahim.

Lebih lanjut, raja memperingatkan mereka yang terlibat korupsi agar tidak menganggap tindakan mereka tidak akan diketahui, mengutip sebuah peribahasa Melayu dan mengungkapkan bahwa dia memiliki sumber intelijen sendiri.

“Seperti kata pepatah, ‘siapa yang makan cabai akan merasakan panasnya’...jangan berpikir bahwa saya tidak tahu apa-apa; saya juga memiliki intelijen sendiri,” katanya.

Sultan Ibrahim menggambarkan korupsi sebagai “pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat” yang tidak akan ditoleransi, dan menekankan bahwa upaya untuk memberantasnya tidak boleh hanya bersifat kosmetik atau retorika, karena tidak seorang pun dapat lolos dari hukum.

Dua juga mengeluarkan arahan yang jelas untuk tindakan cepat terhadap setiap petugas yang gagal menjalankan tugasnya dengan integritas.

“Jika ada petugas yang tidak mampu melaksanakan amanah mereka dengan jujur, berikan kesempatan kepada mereka yang lebih berkualitas dan bersih untuk melaksanakan tanggung jawab tersebut,” imbuh dekrit Sultan Ibrahim, seraya menambahkan bahwa pengalihan tugas harus dilaksanakan tanpa penundaan, sebagaimana dikutip MalayMail.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
KPK Tahan Bupati Kuansing...
KPK Tahan Bupati Kuansing dan Dua Orang Lainnya terkait Suap Pengisian Jabatan
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Iran Ingatkan Selat...
Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...
Rekomendasi
KPK Tahan Bupati Kuansing...
KPK Tahan Bupati Kuansing dan Dua Orang Lainnya terkait Suap Pengisian Jabatan
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Berita Terkini
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved