Senator AS: Mohammed bin Salman Harus Hentikan Perseteruan Arab Saudi dengan UEA

Minggu, 15 Februari 2026 - 08:54 WIB
loading...
A A A
“Saya tahu mereka memiliki perbedaan di Yaman dan mereka memiliki perbedaan di Sudan, tetapi kita harus berpikir lebih besar,” katanya, tanpa banyak membahas kedua konflik tersebut, yang telah menimbulkan kerugian kemanusiaan yang luar biasa dan yang oleh para pemimpin di banyak ibu kota Arab yang bersekutu dengan AS dianggap sebagai faktor yang mendestabilisasi.

RSF dituduh melakukan kejahatan perang seperti pembunuhan di luar hukum, penyiksaan, dan pemerkosaan selama konflik yang menyebabkan sekitar 2,5 juta orang mengungsi dan 300.000 orang tewas.

Tentara Sudan juga dituduh melakukan kekejaman. Hasil perang ini dianggap penting bagi keamanan di Laut Merah oleh negara-negara regional.

Demikian pula, Yaman sering digambarkan oleh pejabat dan analis Arab Saudi sebagai salah satu masalah keamanan utama kerajaan tersebut. Riyadh memandang dukungan UEA terhadap kelompok separatis di sana sebagai tindakan yang mengganggu stabilitas. Sementara itu, UEA, negara yang sepertiga ukuran Arab Saudi, telah lama membina milisi dan kelompok separatis di kawasan tersebut sebagai sekutu.

Para diplomat Barat dan Arab mengatakan kepada MEE bahwa meskipun ada ketegangan, UEA dan Arab Saudi berusaha untuk mengelola hubungan. Perselisihan tersebut belum mencapai tingkat blokade tahun 2017 terhadap Qatar, yang diberlakukan bersama oleh Arab Saudi dan UEA, ketika semua kontak terputus. Sebagai contoh, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan menghadiri makan siang di Munich pada hari Jumat bersama Anwar Gargash, penasihat diplomatik UEA, dan juru bicara Qatar Majed al-Ansari.

Namun pesan utama Graham adalah tentang perlunya AS menindaklanjuti serangan terhadap Iran, dengan mengatakan “Kita harus berpikir secara menyeluruh, dan Riyadh mendorong Iran dengan adanya konflik ini."

“Jika kita mundur sekarang, itu akan menjadi kesalahan terbesar yang kita buat. Jauh lebih buruk daripada garis merah Suriah. Jauh lebih buruk daripada Afghanistan,” katanya, ketika ditanya tentang peningkatan kekuatan militer AS di kawasan tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Kebakaran Panti Asuhan...
Kebakaran Panti Asuhan Tewaskan Setidaknya 11 Orang, Termasuk Anak-Anak
Lagu Kebangsaan Spanyol...
Lagu Kebangsaan Spanyol Tak Punya Lirik, Bagaimana Cara Nyanyinya?
Rekomendasi
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
Dukung Fatwa Haram MUI...
Dukung Fatwa Haram MUI Jatim, Kadin dan APVI Tegaskan Produk Vape Legal Bebas Narkoba
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Berita Terkini
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
10 Tambang Batu Bara...
10 Tambang Batu Bara Terbesar di Dunia, Indonesia Menyumbang 4 Lokasi
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved