Rusia Ogah Hadiri Pertemuan Pertama Dewan Perdamaian Trump

Jum'at, 13 Februari 2026 - 18:30 WIB
loading...
Rusia Ogah Hadiri Pertemuan...
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova. Foto/anadolu
A A A
MOSKOW - Rusia tidak akan berpartisipasi dalam sesi pertama Dewan Perdamaian yang dipimpin Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pernyataan itu diungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.

Menanggapi pertanyaan tentang apakah diplomat Rusia akan menghadiri pertemuan perdana dewan tersebut, yang dijadwalkan pada 19 Februari, Zakharova menyatakan, “Rusia tidak akan hadir, dan sedang dilakukan upaya untuk merumuskan posisinya.”

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan Moskow masih menilai sikapnya terhadap inisiatif tersebut, dengan mempertimbangkan pendekatan hati-hati yang ditunjukkan sejumlah negara di Barat dan Timur, termasuk anggota tetap Dewan Keamanan PBB.

Pada 22 Januari, perwakilan dari 19 negara menandatangani piagam Dewan Perdamaian di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos. Badan tersebut dibentuk dalam kerangka proses perdamaian di Jalur Gaza, dan Washington kemudian mengumumkan negara-negara tambahan telah bergabung.

Menurut pernyataan sebelumnya, dewan tersebut dibentuk menyusul kesepakatan antara Israel dan Hamas untuk mengelola Gaza, dengan mandatnya berpotensi diperluas untuk mencakup pencegahan dan penyelesaian konflik di wilayah lain.
Pertemuan pertama dijadwalkan berlangsung di Washington pada 19 Februari.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Moskow menerima undangan pribadi dari Trump untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian.

Ia menambahkan Rusia secara konsisten mendukung upaya memperkuat stabilitas internasional dan akan menanggapi secara resmi setelah meninjau dokumen-dokumen terkait dan berkonsultasi dengan mitra strategis.

Baca juga: AS Selundupkan 6.000 Terminal Starlink ke Iran saat Kerusuhan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Cawe-cawe Trump Disebut...
Cawe-cawe Trump Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas AS di Piala Dunia 2026
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Pesawat Cessna Jatuh...
Pesawat Cessna Jatuh di Hutan, 10 Orang Tewas
Rekomendasi
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Alex Kecelakaan di Tikungan 13
Celine Evangelista Akui...
Celine Evangelista Akui Sudah Menikah Lagi, Ini Alasannya Tak Umumkan ke Publik
Berita Terkini
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved