Trump Sebut Presiden Israel Memalukan karena Ogah Ampuni Netanyahu

Jum'at, 13 Februari 2026 - 16:46 WIB
loading...
Trump Sebut Presiden...
Presiden Israel Isaac Herzog. Foto/president.gov.il
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meningkatkan tekanannya terhadap Presiden Israel Isaac Herzog karena ia berupaya mendapatkan pengampunan untuk sekutunya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang menghadapi tuduhan penyuapan.

Presiden Amerika Serikat mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis (12/2/2026) bahwa perdana menteri Israel telah menjadi pemimpin masa perang yang "luar biasa". Kemudian ia mengecam Herzog karena gagal menawarkan pengampunan presiden kepada Netanyahu.

“Anda memiliki presiden yang menolak memberinya pengampunan. Saya pikir orang itu seharusnya malu pada dirinya sendiri,” ujar Trump tentang Herzog.

Ia menambahkan warga Israel harus menekan Herzog untuk memberikan pengampunan kepada Netanyahu.

“Dia memalukan karena tidak memberikannya. Dia harus memberikannya,” kata Trump.

Komentar tersebut muncul sehari setelah Trump menjamu Netanyahu di Gedung Putih — pertemuan ketujuh mereka sejak presiden AS kembali berkuasa tahun lalu.

Netanyahu dituduh menerima hadiah mewah sebagai suap dan mempertimbangkan kesepakatan dengan media sebagai imbalan atas pemberitaan yang menguntungkan pemerintahannya.

Sidang pertamanya dimulai pada tahun 2020, tetapi proses hukum telah berulang kali terganggu oleh gejolak geopolitik di kawasan tersebut, termasuk perang genosida Israel di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved