Eks Komandan IRGC Ungkap Arab Saudi Sudah Punya Senjata Nuklir, AS dan Israel Tahu
Rabu, 11 Februari 2026 - 07:01 WIB
loading...
A
A
A
Iran menegaskan program nuklirnya bersifat damai. Setelah AS menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 dan memberlakukan kembali sanksi, Teheran secara bertahap mengurangi kepatuhan dan meningkatkan pengayaan uranium hingga kemurnian 60%.
Setelah pembicaraan tidak langsung dengan AS di Oman pekan lalu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan setiap kesepakatan nuklir harus dicapai melalui dialog yang “tenang” dan bebas dari tekanan atau ancaman. Tak lama kemudian, Washington mengumumkan putaran sanksi baru.
“AS sedang bermain pura-pura nyali. Iran sedang menyusun strategi sepuluh langkah ke depan,” tegas Kanani.
Baca juga: Berbahaya, Kapal-kapal Berbendera AS Disarankan Hindari Perairan Iran Sejauh Mungkin
Setelah pembicaraan tidak langsung dengan AS di Oman pekan lalu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan setiap kesepakatan nuklir harus dicapai melalui dialog yang “tenang” dan bebas dari tekanan atau ancaman. Tak lama kemudian, Washington mengumumkan putaran sanksi baru.
“AS sedang bermain pura-pura nyali. Iran sedang menyusun strategi sepuluh langkah ke depan,” tegas Kanani.
Baca juga: Berbahaya, Kapal-kapal Berbendera AS Disarankan Hindari Perairan Iran Sejauh Mungkin
(sya)
Lihat Juga :