Bikin Israel Ketakutan, Seberapa Kuat Sebenarnya Rudal-rudal Iran? Ini Analisisnya
Senin, 09 Februari 2026 - 13:51 WIB
loading...
A
A
A
Asosiasi Pengendalian Senjata mengatakan program rudal Iran adalah sebagian besar didasarkan pada desain Korea Utara dan Rusia dan telah mendapat manfaat dari bantuan China.
Iran juga memiliki rudal jelajah seperti Kh-55, senjata berkemampuan nuklir yang diluncurkan dari udara dengan jangkauan hingga 3.000 km (1.860 mil).
Iran menanggapi partisipasi AS dalam perang udara Israel melawan Iran pada bulan Juni dengan menembakkan rudal ke pangkalan udara AS Al Udeid di Qatar, tetapi Teheran memberikan peringatan sebelumnya sehingga tidak ada yang terluka. Washington mengumumkan gencatan senjata beberapa jam kemudian.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menggunakan rudal pada Januari 2024 ketika mereka mengatakan bahwa mereka telah menyerang markas mata-mata Israel di wilayah Kurdistan semi-otonom Irak, dan bahwa mereka juga telah menembak para militan ISIS di Suriah.
Teheran juga mengumumkan serangan rudal yang menargetkan dua pangkalan kelompok militan Baloch di negara tetangga; Pakistan.
Arab Saudi dan AS mengatakan mereka percaya Iran berada di balik serangan pesawat tak berawak dan rudal terhadap fasilitas minyak Arab Saudi yang berharga pada tahun 2019. Teheran membantah tuduhan tersebut.
Pada tahun 2020, Republik Islam meluncurkan rudal ke pasukan pimpinan AS di Irak, termasuk pangkalan udara al-Asad, sebagai balasan atas serangan pesawat tak berawak AS yang menewaskan Mayor Jenderal Qassem Soleimani, seorang komandan tinggi IRGC.
Iran juga memiliki rudal jelajah seperti Kh-55, senjata berkemampuan nuklir yang diluncurkan dari udara dengan jangkauan hingga 3.000 km (1.860 mil).
Serangan Regional
Iran menanggapi partisipasi AS dalam perang udara Israel melawan Iran pada bulan Juni dengan menembakkan rudal ke pangkalan udara AS Al Udeid di Qatar, tetapi Teheran memberikan peringatan sebelumnya sehingga tidak ada yang terluka. Washington mengumumkan gencatan senjata beberapa jam kemudian.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menggunakan rudal pada Januari 2024 ketika mereka mengatakan bahwa mereka telah menyerang markas mata-mata Israel di wilayah Kurdistan semi-otonom Irak, dan bahwa mereka juga telah menembak para militan ISIS di Suriah.
Teheran juga mengumumkan serangan rudal yang menargetkan dua pangkalan kelompok militan Baloch di negara tetangga; Pakistan.
Arab Saudi dan AS mengatakan mereka percaya Iran berada di balik serangan pesawat tak berawak dan rudal terhadap fasilitas minyak Arab Saudi yang berharga pada tahun 2019. Teheran membantah tuduhan tersebut.
Pada tahun 2020, Republik Islam meluncurkan rudal ke pasukan pimpinan AS di Irak, termasuk pangkalan udara al-Asad, sebagai balasan atas serangan pesawat tak berawak AS yang menewaskan Mayor Jenderal Qassem Soleimani, seorang komandan tinggi IRGC.
(mas)
Lihat Juga :