Menlu Lavrov: Rusia Tak Akan Menyerang NATO Kecuali Diserang Duluan
Senin, 09 Februari 2026 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
“Jika Eropa bertindak sesuai ancamannya untuk mempersiapkan perang melawan kami dan memulai serangan terhadap Federasi Rusia, mereka akan menghadapi respons militer penuh dari pihak kami, dengan semua kemampuan militer yang tersedia,” lanjut dia, yang dilansir Russia Today, Senin (9/2/2026).
Pada konferensi pers akhir tahun di bulan Desember, Presiden Vladimir Putin mengatakan klaim bahwa Rusia berencana menyerang NATO adalah "omong kosong."
Namun, para pejabat Rusia mengatakan bahwa bantuan militer Barat ke Ukraina, termasuk pengiriman senjata jarak jauh dan canggih, meningkatkan risiko konflik yang lebih luas.
Moskow juga menuduh Uni Eropa berupaya menggagalkan pembicaraan perdamaian dengan Ukraina yang dimediasi AS dan justru memperpanjang pertempuran.
Sementara itu, perang Rusia-Ukraina terus berlanjut pada hari Minggu. Ibu Kota Ukraina, Kyiv, telah dihujani rudal-rudal balistik selama sekitar setengah jam.
"Ledakan di ibu kota. Kyiv diserang rudal balistik," tulis Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko di Telegram.
Pada konferensi pers akhir tahun di bulan Desember, Presiden Vladimir Putin mengatakan klaim bahwa Rusia berencana menyerang NATO adalah "omong kosong."
Namun, para pejabat Rusia mengatakan bahwa bantuan militer Barat ke Ukraina, termasuk pengiriman senjata jarak jauh dan canggih, meningkatkan risiko konflik yang lebih luas.
Moskow juga menuduh Uni Eropa berupaya menggagalkan pembicaraan perdamaian dengan Ukraina yang dimediasi AS dan justru memperpanjang pertempuran.
Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina
Sementara itu, perang Rusia-Ukraina terus berlanjut pada hari Minggu. Ibu Kota Ukraina, Kyiv, telah dihujani rudal-rudal balistik selama sekitar setengah jam.
"Ledakan di ibu kota. Kyiv diserang rudal balistik," tulis Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko di Telegram.
Lihat Juga :