Singapura Akan Jadi Negara Pertama yang Operasikan Jet Siluman F-35 STOVL Non-Kapal Induk

Minggu, 08 Februari 2026 - 13:58 WIB
loading...
A A A

Negara Kecil, Pengaruh Besar


Indeks Paspor Henley, yang memberi peringkat paspor setiap triwulan, menempatkan paspor Singapura sebagai paspor terkuat di dunia.

Pemegang paspor Singapura dapat bepergian ke 192 negara dan wilayah di seluruh dunia tanpa visa—angka yang mengesankan, mengingat indeks tersebut melacak 227 wilayah—yang sebagian besar bebas visa untuk warga Singapura.

Yang perlu diperhatikan, paspor Singapura juga berada di posisi teratas dalam peringkat Januari hingga Juli 2025 oleh Henley & Partners. Warga Singapura memiliki akses ke 193 destinasi menurut laporan Juli 2025, dan ke 195 negara menurut laporan Januari 2025.

Singapura menonjol sebagai salah satu kekuatan ekonomi paling luar biasa di dunia. Ini adalah negara kota kecil tanpa sumber daya alam, namun memiliki salah satu PDB per kapita tertinggi di dunia, secara konsisten berada di peringkat teratas atau mendekati teratas dalam daya saing ekonomi, kemudahan berbisnis, dan menarik investasi asing langsung (FDI) yang besar.

Terletak di jantung jalur pelayaran global utama, seperti Selat Malaka, Singapura mengendalikan akses ke sebagian besar perdagangan dunia.

Hal ini telah membantu menjadikan negara ini sebagai pelabuhan transhipment tersibuk di dunia dan gerbang alami menuju Asia Tenggara dan sekitarnya, yang pada gilirannya mendorong perdagangan, logistik, dan aktivitas maritim sejak awal.

Singapura memiliki infrastruktur kelas dunia, dan bandaranya—Bandara Internasional Changi yang terkenal—dinobatkan sebagai yang terbaik pada tahun 2025 oleh World Airport Awards, yang diadakan di Passenger Terminal EXPO di Madrid.

Negara ini juga memiliki pelabuhan laut kelas atas, infrastruktur digital, dan perencanaan kota yang mendukung operasi global yang lancar. Singapura telah diakui secara luas sebagai pusat utama untuk penerbangan, keuangan, dan teknologi di Asia.

Singapura secara konsisten menduduki peringkat sebagai ekonomi paling pro-bisnis, terbuka, dan kompetitif di dunia, memegang posisi teratas selama lebih dari satu dekade dalam berbagai survei global, berkat pemerintahannya yang stabil, pajak yang rendah, dan kemudahan berbisnis.

Bahkan, negara ini terus membuat kemajuan dalam teknologi.

Para ilmuwan setempat akan segera meluncurkan "nanosatelit" kecil dan ringan dengan komputasi tepi bertenaga AI, yang memungkinkannya untuk menilai dan memprioritaskan informasi yang akan dikirim kembali ke Bumi, seperti foto tanpa halangan.

Satelit tersebut akan dievaluasi selama misi satu tahun—yang pertama dari jenisnya untuk Singapura, dipimpin oleh Pusat Penelitian Satelit (SaRC) di Universitas Teknologi Nanyang (NTU)—untuk mengevaluasi kinerja elektroniknya dan desain operasional secara keseluruhan.

Gabungan elemen-elemen ini mengubah Singapura dari negara pasca-kemerdekaan yang rentan pada tahun 1965 menjadi pusat global yang tangguh dan berpenghasilan tinggi dengan militer kelas dunia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Trump Murka Google Didenda...
Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!
Rekomendasi
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.23: Pengorbanan Elio Demi Menyelamatkan Arumi Harus Dibayar Mahal
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Tegang, Jet Tempur China...
Tegang, Jet Tempur China Kejar Pesawat AS Dekat Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved