Jenderal Rusia Ditembak Berkali-kali tapi Selamat, Ukraina Menyangkal Terlibat

Minggu, 08 Februari 2026 - 11:19 WIB
loading...
Jenderal Rusia Ditembak...
Wakil Kepala Dinas Intelijen Militer Luar Negeri Rusia (GRU), Letnan Jenderal Vladimir Alexeyev, telah ditembak beberapa kali di punggungnya di sebuah gedung apartemen di barat laut Moskow. Tapi, dia masih selamat. Foto/RFERL
A A A
MOSKOW - Wakil Kepala Dinas Intelijen Militer Luar Negeri Rusia (GRU), Letnan Jenderal Vladimir Alexeyev, telah ditembak beberapa kali di punggungnya di sebuah gedung apartemen di barat laut Moskow pada hari Jumat. Sang jenderal masih selamat, dan Moskow menuduh Ukraina mendalangi upaya pembunuhan tersebut.

Alexeyev dibawa ke rumah sakit setelah penembakan brutal tersebut. Penyerang yang tidak dikenal melarikan diri dari tempat kejadian.

Baca Juga: Jenderal Intelijen Rusia Ditembak 2 Kali di Moskow, tapi Selamat

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menuduh Ukraina mengatur upaya pembunuhan tersebut, mengeklaim—tanpa memberikan bukti—bahwa tujuan operasi itu adalah untuk menyabotase perundingan perdamaian yang sedang berlangsung.

Sejak awal perang pada tahun 2022, intelijen militer Ukraina telah mengeklaim bertanggung jawab atas pembunuhan beberapa perwira senior Rusia, beberapa di antaranya muncul dalam daftar publik musuh Ukraina.

Namun, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan Ukraina tidak ada hubungannya dengan penembakan tersebut. “Kami tidak tahu apa yang terjadi dengan jenderal tertentu itu—mungkin itu adalah pertikaian internal Rusia mereka sendiri," katanya kepada Reuters, yang dilansir Minggu (8/2/2026).

Media-media Rusia, mengutip para saksi, melaporkan bahwa Alexeyev ditembak di punggung beberapa kali pada hari Jumat pukul 07.00 pagi waktu setempat saat dia hendak meninggalkan sebuah apartemen.

Wakil bos GRU itu menderita luka serius, tetapi Kremlin mengatakan pihaknya berharap sang jenderal akan selamat dan pulih. Surat kabar Rusia, Kommersant, melaporkan pada hari Sabtu bahwa Alexeyev telah menjalani operasi yang sukses dan sadar kembali tetapi tetap berada di bawah pengawasan medis.

Surat kabar itu juga melaporkan bahwa dua tersangka akan segera diinterogasi, mengutip sumber yang dekat dengan penyelidikan. Baik surat kabar Rusia maupun Kremlin belum mengonfirmasi apakah para tersangka telah ditahan.

Sebagai orang nomor dua di GRU Rusia, Alexeyev telah terlibat dalam beberapa peristiwa yang telah menarik perhatian internasional. Jenderal tersebut dikenai sanksi AS atas campur tangan siber Rusia dalam pemilihan presiden AS 2016.

Uni Eropa juga menjatuhkan sanksi kepadanya atas kasus peracunan mantan agen Rusia Sergei Skripal dan putrinya di kota Salisbury, Inggris, pada tahun 2018.

Atasan Alexeiyev, Kepala GRU Laksamana Igor Kostyukov, telah memimpin delegasi Rusia dalam negosiasi dengan Ukraina di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Setelah putaran pembicaraan terbaru berakhir pada hari Kamis, Kremlin mengatakan bahwa pembicaraan tersebut konstruktif dan akan dilanjutkan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Berita Terkini
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved