Heboh, Perusahaan Kripto Korsel Tak Sengaja Kirim Bitcoin Senilai Rp741,6 Triliun kepada Penggunanya
Minggu, 08 Februari 2026 - 08:12 WIB
loading...
A
A
A
“Kami ingin memperjelas bahwa insiden ini tidak terkait dengan peretasan eksternal atau pelanggaran keamanan, dan tidak ada masalah dengan keamanan sistem atau manajemen aset pelanggan,” kata Bithumb dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (8/2/2026).
Namun, regulator keuangan Korea Selatan, termasuk Komisi Jasa Keuangan, mengatakan insiden tersebut telah mengungkap kerentanan dan risiko aset virtual.
Setelah pertemuan darurat, pihak regulator mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan meluncurkan inspeksi di tempat terhadap Bithumb dan bursa kripto lainnya jika ditemukan penyimpangan selama peninjauan sistem kontrol internal mereka, serta kepemilikan dan operasi aset virtual mereka.
Harga Bitcoin sempat anjlok 17 persen menjadi 81,1 juta won pada Jumat malam di Bithumb, menurut grafik dari bursa tersebut. Kemudian pulih dan terakhir diperdagangkan pada 104,5 juta won.
Bithumb tertinggal dari Upbit, pemain dominan di ruang kripto Korea Selatan.
Namun, regulator keuangan Korea Selatan, termasuk Komisi Jasa Keuangan, mengatakan insiden tersebut telah mengungkap kerentanan dan risiko aset virtual.
Setelah pertemuan darurat, pihak regulator mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan meluncurkan inspeksi di tempat terhadap Bithumb dan bursa kripto lainnya jika ditemukan penyimpangan selama peninjauan sistem kontrol internal mereka, serta kepemilikan dan operasi aset virtual mereka.
Harga Bitcoin sempat anjlok 17 persen menjadi 81,1 juta won pada Jumat malam di Bithumb, menurut grafik dari bursa tersebut. Kemudian pulih dan terakhir diperdagangkan pada 104,5 juta won.
Bithumb tertinggal dari Upbit, pemain dominan di ruang kripto Korea Selatan.
(mas)
Lihat Juga :