Miliarder Yahudi Tewas saat Jalani Operasi Pembesaran Penis, 2 Dokter Bedah Plastik Didakwa
Sabtu, 07 Februari 2026 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
Le Parisien melaporkan bahwa Laniado, pemilik Omega Diamonds berkebangsaan Belgia-Israel, menjalani prosedur tersebut pada 2 Maret 2019 dan layanan darurat dipanggil ke klinik sekitar pukul 8 malam. Salah satu terdakwa mengklaim bahwa panggilan tersebut dilakukan atas permintaan Laniado setelah ia mengeluh sakit perut. Namun, ia diduga memilih untuk melanjutkan operasi.
Dua jam kemudian, layanan darurat dipanggil lagi menyusul serangan jantung fatal yang dialami Laniado. Otopsi menentukan penyebab kematiannya sebagai hipertrofi jantung.
Sebuah sumber yang dekat dengan kasus tersebut mengatakan kepada Le Parisien, "Mudah untuk mengatakan setelah kejadian bahwa serangan jantung dimulai (pada panggilan pukul 8 malam), tetapi karena pasien memiliki tukak lambung, tidak mungkin untuk mempertimbangkan masalah jantung, dan layanan darurat tidak akan dipanggil untuk masalah sekecil itu."
Sebuah sumber peradilan mengatakan kepada Le Parisien bahwa suntikan penis dengan cepat dikesampingkan sebagai penyebab kematian pasien.
Investigasi juga mengungkapkan bahwa Laniado telah mengonsumsi beberapa zat yang dilarang di Prancis, serta obat-obatan untuk membantu disfungsi ereksi.
Dua jam kemudian, layanan darurat dipanggil lagi menyusul serangan jantung fatal yang dialami Laniado. Otopsi menentukan penyebab kematiannya sebagai hipertrofi jantung.
Sebuah sumber yang dekat dengan kasus tersebut mengatakan kepada Le Parisien, "Mudah untuk mengatakan setelah kejadian bahwa serangan jantung dimulai (pada panggilan pukul 8 malam), tetapi karena pasien memiliki tukak lambung, tidak mungkin untuk mempertimbangkan masalah jantung, dan layanan darurat tidak akan dipanggil untuk masalah sekecil itu."
Sebuah sumber peradilan mengatakan kepada Le Parisien bahwa suntikan penis dengan cepat dikesampingkan sebagai penyebab kematian pasien.
Investigasi juga mengungkapkan bahwa Laniado telah mengonsumsi beberapa zat yang dilarang di Prancis, serta obat-obatan untuk membantu disfungsi ereksi.
Lihat Juga :