Genting, Kedubes Virtual AS Serukan Warga Amerika Tinggalkan Iran Sekarang

Jum'at, 06 Februari 2026 - 16:17 WIB
loading...
Genting, Kedubes Virtual...
Pemandangan kota Teheran, Iran. Foto/jamhospital.ir
A A A
TEHERAN - Kedutaan Besar Virtual Amerika Serikat di Teheran mengeluarkan peringatan keamanan nasional pada 6 Februari. Mereka menyarankan warga negara AS di Iran untuk bersiap menghadapi pemadaman internet, gangguan transportasi, dan pembatalan penerbangan.

Pemberitahuan tersebut mendesak warga negara AS untuk mempertimbangkan meninggalkan Iran melalui jalur darat, jika aman untuk melakukannya.

Kedubes itu juga menyatakan pemerintah AS tidak dapat menjamin bantuan. Pemberitahuan itu juga mencatat akses ke jaringan seluler dan internet mungkin tetap terbatas.

Peringatan ini muncul di tengah peningkatan kekuatan militer AS di kawasan tersebut dan ancaman baru terhadap Iran.

Sementara itu, putaran baru pembicaraan nuklir AS-Iran dijadwalkan pada hari Jumat, 6 Februari, di Muscat, Oman.

Masyarakat dan media di Iran mengikuti pembicaraan tersebut dengan saksama, tetapi hanya sedikit tanda optimisme hati-hati yang terlihat selama putaran negosiasi sebelumnya tahun lalu.

Beberapa orang berharap perang dahsyat lainnya dapat dihindari, sementara yang lain percaya kondisi kehidupan mereka sudah mengerikan karena korupsi dan salah urus yang meluas, inflasi yang merajalela, dan berbagai krisis lain yang sedang berlangsung.

“Apa pun yang terjadi dalam pembicaraan ini, itu tidak akan menguntungkan rakyat Iran karena mereka tidak memiliki perwakilan dan kepentingan mereka tidak pernah diprioritaskan,” kata pembuat film pembangkang yang diakui secara internasional, Jafar Panahi, seraya menunjukkan ribuan orang tewas oleh negara selama protes bulan lalu.

Pada hari Sabtu, surat kabar reformis Etemad menampilkan judul utama “Diplomasi bernapas” di halaman depannya, sementara sebagian besar harian pagi lainnya meliput pernyataan para pejabat Iran menjelang pembicaraan, termasuk kesiapan menyerang kepentingan AS dan Israel di seluruh wilayah.

Surat kabar ultraconservatif Keyhan, yang dalam beberapa hari terakhir telah memperbarui seruannya yang telah lama agar IRGC menutup Selat Hormuz yang strategis di pantai selatan Iran, mendedikasikan judulnya untuk sekali lagi menolak pembicaraan apa pun dengan Washington.

“Jawaban atas ancaman musuh adalah ancaman, bukan negosiasi,” demikian judul surat kabar tersebut, yang pemimpin redaksinya ditunjuk langsung oleh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Baca juga: Iran Luncurkan Rudal Khorramshahr-4, Peringatkan Perang akan Landa Kawasan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban
Rekomendasi
Dominasi Bintang Liga...
Dominasi Bintang Liga Inggris di Piala Dunia 2026
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Profil Marc Cucurella,...
Profil Marc Cucurella, Mesin Assist Spanyol di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved