China Dukung Kuba di Tengah Ancaman Serangan AS
Jum'at, 06 Februari 2026 - 14:24 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel menolak tuduhan tersebut. “Kuba bukanlah negara teroris. Kuba juga bukan ancaman bagi keamanan Amerika Serikat. Kami tidak melindungi teroris,” katanya pada hari Kamis.
Diaz-Canel mengatakan Kuba siap berdialog dengan AS “tanpa tekanan dan tanpa prasyarat, dan atas dasar kesetaraan dan rasa hormat.”
Bulan lalu, AS menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro selama penggerebekan pasukan komando di kompleks kediamannya di Caracas. Maduro membantah tuduhan perdagangan narkoba dan senjata ketika ia dibawa ke pengadilan New York.
Trump dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga telah membuat ancaman terhadap pemerintah sayap kiri Kolombia dan Nikaragua. Trump menjamu Presiden Kolombia Gustavo Petro di Gedung Putih pekan ini, dan kedua pemimpin tersebut menggambarkan pertemuan itu sebagai pertemuan yang ramah.
Baca juga: Iran: Kami Siap Perang Jika Itu Maunya AS!
Diaz-Canel mengatakan Kuba siap berdialog dengan AS “tanpa tekanan dan tanpa prasyarat, dan atas dasar kesetaraan dan rasa hormat.”
Bulan lalu, AS menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro selama penggerebekan pasukan komando di kompleks kediamannya di Caracas. Maduro membantah tuduhan perdagangan narkoba dan senjata ketika ia dibawa ke pengadilan New York.
Trump dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga telah membuat ancaman terhadap pemerintah sayap kiri Kolombia dan Nikaragua. Trump menjamu Presiden Kolombia Gustavo Petro di Gedung Putih pekan ini, dan kedua pemimpin tersebut menggambarkan pertemuan itu sebagai pertemuan yang ramah.
Baca juga: Iran: Kami Siap Perang Jika Itu Maunya AS!
(sya)
Lihat Juga :