Wapres AS: Jika Iran Memperoleh Senjata Nuklir, Arab Saudi Juga Mendapatkannya

Jum'at, 06 Februari 2026 - 14:19 WIB
loading...
Wapres AS: Jika Iran...
Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan jika Iran memperoleh senjata nuklir, maka Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya juga akan ikut-ikutan. Foto/New York Times
A A A
WASHINGTON - Wakil Presiden (Wapres) Amerika Serikat (AS) JD Vance memperingatkan bahwa jika Iran memperoleh senjata nuklir, maka itu akan memicu perlombaan senjata nuklir yang meluas di seluruh kekuatan Timur Tengah. Menurutnya, Arab Saudi akan mengikuti langkah Teheran.

Pernyataannya disampaikan dalam sebuah wawancara dengan jurnalis Megyn Kelly, yang menggambarkannya sebagai "rawa" nuklir.

Baca Juga: Iran: Kami Siap Perang Jika Itu Maunya AS!

“Jika Iran mendapatkan senjata nuklir, tahukah Anda siapa yang akan mendapatkan senjata nuklir, seperti keesokan harinya? Arab Saudi dan kemudian negara-negara Teluk Arab lainnya,” kata Vance, seperti dikutip dari WION, Jumat (6/2/2026).

Vance menekankan bahwa agenda Presiden Donald Trump memprioritaskan pengurangan ancaman senjata nuklir di seluruh dunia. Dia mengeklaim Trump tidak tertarik untuk mengulangi kesalahan yang dibuat selama konflik Irak pada awal tahun 2000-an.

Dia menambahkan bahwa Washington perlu mencapai keseimbangan yang cermat antara keterlibatan diplomatik dan sikap tegas.

“Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Itu adalah tujuan kebijakan yang dinyatakan oleh presiden Amerika Serikat,” kata Vance.

“Yang akan dilakukan presiden adalah dia akan tetap membuka opsi. Dia akan berbicara dengan semua orang. Dia akan mencoba mencapai apa yang bisa dia capai melalui cara non-militer. Jika dia merasa militer adalah satu-satunya pilihan, maka pada akhirnya dia akan memilih pilihan itu,” imbuh Vance.

Ketika Kelly menanyakan Vance tentang masa depan Iran setelah protes besar terhadap rezim pecah, dia membandingkannya dengan situasi hipotetis di mana AS menangkap pemimpin Venezuela Nicolas Maduro, yang memicu spekulasi bahwa Trump kemudian akan menjalankan negara tersebut.

Menyoroti perbandingan tersebut, Vance mengatakan: “Presiden sangat menyadari semua hal itu.”

“Dalam dunia yang ideal, saya akan senang jika sekelompok orang Iran yang mencintai kebebasan, mengambil alih negara mereka sendiri dan memiliki pemerintahan yang jauh lebih ramah terhadap Amerika Serikat. Tentu saja itu akan menjadi hal yang baik,” katanya.

Vance menambahkan bahwa Trump terus bersimpati kepada rakyat Iran, tetapi senjata nuklir tetap menjadi prioritas utama, dan menambahkan bahwa Iran tidak akan mampu memproduksi senjata nuklir selama Trump berkuasa.

“Penyebaran senjata nuklir, itu adalah hal yang sangat buruk dan sesuatu yang harus menjadi fokus kebijakan luar negeri 'America First'," kata Vance. "Itulah yang paling dikhawatirkan presiden," imbuh dia.

Komentar Vance tersebut muncul menjelang perundingan AS dan Iran di Oman pada hari Jumat. Iran telah mengonfirmasi bahwa mereka hanya akan membahas program nuklirnya, sementara otoritas AS menuntut agar perundingan mencakup pembahasan tentang persenjataan rudal balistik Teheran.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Berita Terkini
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved