Epstein Files: Informan FBI Yakin Jeffrey Epstein Agen Mossad

Kamis, 05 Februari 2026 - 11:32 WIB
loading...
Epstein Files: Informan...
Salah satu dari jutaan halaman Epstein Files mengungkap pengakuan informan FBI yang meyakini Jeffrey Epstein adalah agen Mossad. Foto/via Anadolu
A A A
JAKARTA - Seorang informan FBI yang menyamar yakin bahwa mendiang Jeffrey Epstein, seorang pemodal dan terpidana kejahatan seksual, adalah agen badan intelijen Israel; Mossad. Demikian keterangan dari salah satu dari jutaan halaman dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS), yang dikenal sebagai "Epstein Files".

Catatan pemerintah menceritakan informan tersebut, yang dalam bahasa pemerintah dikenal sebagai sumber informasi rahasia (CHS), mengingat bahwa pengacara Epstein, Alan Dershowitz, mengatakan kepada Jaksa Agung Distrik Selatan Florida saat itu, Alex Ocasta, "bahwa Epstein tergabung dalam dinas intelijen AS dan sekutu."

Baca Juga: 5 Fakta Jeffrey Epstein: Guru Matematika tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad

"CHS (Children's Health Service) membagikan rekaman panggilan telepon antara Dershowitz dan Epstein, di mana ia mencatat percakapan tersebut. Setelah panggilan-panggilan ini, Mossad kemudian akan menghubungi Dershowitz untuk memberikan pengarahan. Epstein dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak (Barak), dan dilatih sebagai mata-mata di bawahnya," demikian isi dokumen tersebut.

Dengan mencatat bahwa Barak percaya Benjamin Netanyahu—Perdana Menteri Israel saat ini—adalah seorang kriminal", dokumen itu mengatakan: "Informan menjadi yakin bahwa Epstein adalah agen Mossad yang direkrut" di tengah persaingan regional yang melibatkan Israel.

Dokumen tersebut memiliki catatan untuk "lihat laporan sebelumnya", tetapi apa yang dimaksud tidak jelas.

Sumber dalam dokumen tersebut selanjutnya mengatakan kepada FBI bahwa Dershowitz mengatakan kepada mereka: "Jika dia masih muda, dia akan memegang senjata kejut sebagai agen Intelijen Israel (Mossad)."

"CHS percaya Dershowitz direkrut oleh Mossad dan mengikuti misi mereka," lanjut dokumen tersebut.

Kumpulan dokumen terbaru terkait Epstein yang dirilis oleh Departemen Kehakiman pekan lalu menyebutkan beberapa tokoh penting, termasuk Dershowitz dan anggota elite politik dan keuangan lainnya.

Epstein ditemukan tewas di sel penjara New York City pada tahun 2019 saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks. Pada tahun 2008, dia mengaku bersalah di pengadilan negara bagian Florida dan dihukum karena menyediakan anak di bawah umur untuk prostitusi, tetapi para kritikus menyebut hukuman yang relatif ringan tersebut—yang disetujui oleh Acosta— sebagai "kesepakatan istimewa".

Para korbannya menuduh bahwa dia mengoperasikan jaringan perdagangan seks yang luas yang digunakan oleh anggota elite kaya dan politik.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
IRGC Lumpuhkan 69 Mata-mata...
IRGC Lumpuhkan 69 Mata-mata Mossad saat Beroperasi di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved