Gadis-gadis Turki Diperdagangkan dalam Epstein Files, Kejaksaan Buka Penyelidikan

Rabu, 04 Februari 2026 - 12:57 WIB
loading...
Gadis-gadis Turki Diperdagangkan...
Foto-foto yang dirilis dari dokumen Jeffrey Epstein. Foto/departemen kehakiman as
A A A
ISTANBUL - Kejaksaan Turki sedang memeriksa jutaan dokumen baru terkait dengan terpidana pelaku kejahatan seksual dan perdagangan manusia Jeffrey Epstein sebagai bagian dari penyelidikan atas tuduhan ia memperdagangkan anak-anak Turki. Menurut DW Turkish, Kantor Kejaksaan Umum Ankara meluncurkan penyelidikan pada bulan Desember setelah seorang anggota parlemen dari Partai Iyi menyoroti referensi dalam kasus perdata Epstein tahun 2008.

Kasus tersebut menuduh bahwa ia telah "mengangkut gadis-gadis di bawah umur dari Turki, Republik Ceko, Asia, dan banyak negara lain, banyak di antaranya tidak berbahasa Inggris".

Sumber mengatakan kantor kejaksaan sekarang sedang memeriksa sekitar tiga juta dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada hari Jumat untuk mencari bukti lebih lanjut, karena seruan terus meningkat dari para politisi Turki untuk penyelidikan yang lebih luas.

Pada hari Selasa, seorang juru bicara Partai Iyi menyerukan penyelidikan parlemen atas kemungkinan perdagangan manusia oleh Epstein, yang meninggal karena dugaan bunuh diri pada tahun 2019 saat menunggu persidangan.

“Kami mengusulkan pembentukan komisi parlemen secara mendesak untuk menyelidiki apakah ada anak-anak Turki yang menjadi korban dalam kasus Epstein, dan jika ada, nasib, rehabilitasi, dan perlindungan mereka jika mereka masih hidup dan dapat diakses,” ungkap Bugra Kavuncu, berbicara dari markas partai.

“Masalah-masalah seperti ini adalah masalah kemanusiaan di atas semua perhitungan politik.”

Dogan Bekin, anggota parlemen dari partai sayap kanan Yeniden Refah, mengatakan ia telah mengajukan pertanyaan kepada kementerian dalam negeri dan kementerian keluarga dan layanan sosial menanyakan apakah ada anak-anak yang telah “menjadi korban geng kriminal Epstein” dan apakah kementerian tersebut telah “melakukan inspeksi yang diperlukan di sekolah dan panti asuhan untuk mengidentifikasi anak-anak ini”.

Ia mengutip data dari Institut Statistik Turki yang menyatakan antara tahun 2008 dan 2016, 104.531 anak dilaporkan hilang secara resmi di Turki, mayoritas adalah anak perempuan.

"Dokumen-dokumen [Epstein] yang terungkap dan tuduhan-tuduhan yang diajukan dengan jelas menunjukkan perlunya pemeriksaan yang cermat dalam hal investigasi lokal dan internasional," katanya.

Bekin juga bertanya apakah Epstein telah menghubungi "politisi, administrator, atau pejabat tinggi di lembaga-lembaga negara di Turki".

Baca juga: Memanas, Militer AS Tembak Jatuh Drone Iran yang Dekati Kapal Induk di Laut Arab
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Viral! Pesawat Boeing...
Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...
Rekomendasi
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Berita Terkini
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved