Kapal Induk Terbang China: Senjata Super atau Propaganda?

Senin, 02 Februari 2026 - 13:30 WIB
loading...
A A A
Dia menunjuk pada serangkaian pengumuman "senjata super" spektakuler China—mulai dari senjata pemburu kapal selam yang dilaporkan paling ampuh hingga sistem berbasis ruang angkasa—yang secara teratur diklasifikasikan oleh para pakar Barat sebagai "tidak realistis" tetapi dilihat sebagai bagian dari narasi yang dirancang untuk membentuk pencegahan.

Süß menempatkan proyek tersebut dalam konteks kebijakan keamanan. Dia memandang inisiatif tersebut "lebih melalui lensa pencegahan"—tujuannya, katanya, adalah "untuk menunjukkan kekuatan dan memproyeksikan kekuatan di berbagai domain."

Pada saat yang sama, dia menafsirkan presentasi tersebut sebagai jawaban China terhadap rencana pertahanan rudal AS di luar angkasa. Sistem pertahanan Golden Dome yang diusulkan oleh Presiden Donald Trump dimaksudkan untuk melindungi Amerika Serikat dari semua jenis ancaman udara melalui jaringan berlapis-lapis rudal pencegat berbasis darat dan laut, sistem radar, dan mungkin pencegat berbasis ruang angkasa—sebuah proyek yang dianggap sangat ambisius secara teknis dan penuh risiko strategis.

Yang terpenting untuk keberhasilan pencegahan, kata Süß, adalah kredibilitas.

"Sejauh mana proyek yang ambisius dan terlalu besar seperti kapal induk luar angkasa ini benar-benar kredibel adalah pertanyaan yang sama sekali berbeda," ujarnya.

Justru di zona abu-abu inilah Luanniao bertujuan untuk menyerang—ancaman besar yang secara politis bermanfaat jauh sebelum bagian-bagian logam apa pun dirakit.

Kreft menyebut proyek itu sebagai "tipuan, perang psikologis", sementara pada saat yang sama memperingatkan agar tidak tertipu olehnya.

China, katanya, sedang mengerjakan "semua proyek dan sistem senjata masa depan yang mungkin", misalnya di bidang laser, di mana Beijing tampaknya lebih maju daripada siapa pun.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Program Rudal Iran Tak...
Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
FA Simpan Tiket Murah...
FA Simpan Tiket Murah Piala Dunia 2026 untuk Fans Inggris
Berita Terkini
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved