Khamenei Sebut Perang Timur Tengah Pecah Jika AS Menginvasi Iran, Ini Respons Trump

Senin, 02 Februari 2026 - 07:01 WIB
loading...
A A A
Mengkritik "tindakan tidak bertanggung jawab" blok Uni Eropa, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan: "Berdasarkan Pasal 7 Undang-Undang tentang Tindakan Balasan Terhadap Deklarasi IRGC sebagai Organisasi Teroris, tentara negara-negara Eropa dianggap sebagai kelompok teroris."

Masih belum jelas apa dampak langsung dari keputusan tersebut.

Undang-undang tersebut pertama kali disahkan pada tahun 2019, ketika Amerika Serikat mengklasifikasikan IRGC sebagai organisasi teroris.

Sesi hari Minggu diadakan bertepatan dengan peringatan ke-47 kembalinya almarhum Ayatollah Ruhollah Khomeini dari pengasingan, yang mendirikan Republik Islam pada tahun 1979.

IRGC adalah sayap ideologis militer Iran, yang bertugas melindungi Revolusi Islam dari ancaman eksternal dan internal.

Uni Eropa pada hari Kamis menyetujui untuk memasukkan IRGC ke dalam daftar organisasi teroris atas tanggapan terhadap protes anti-pemerintah di Iran.

Langkah ini sesuai dengan klasifikasi serupa yang diberlakukan oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Australia.

Ghalibaf mengatakan keputusan itu telah mempercepat jalan Eropa menuju ketidakrelevanan dalam tatanan dunia masa depan, dan menambahkan bahwa hal itu hanya meningkatkan dukungan domestik untuk IRGC.

Iran dan Amerika Serikat telah saling melontarkan peringatan dan ancaman potensi aksi militer, bahkan ketika para pemimpin mereka tampaknya membuka pintu untuk negosiasi.

Firouzeh, seorang ibu rumah tangga berusia 43 tahun yang menolak menyebutkan nama lengkapnya, mengatakan ketegangan baru-baru ini membuatnya “sangat khawatir dan takut".

“Akhir-akhir ini, yang saya lakukan hanyalah menonton berita sampai saya tertidur. Terkadang saya bangun di tengah malam untuk memeriksa perkembangannya," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Cawe-cawe Trump Disebut...
Cawe-cawe Trump Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas AS di Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Netizen Heboh! Trump...
Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki
Rekomendasi
Belgia Patahkan Rekor...
Belgia Patahkan Rekor Clean Sheet Spanyol di Babak Pertama
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Berita Terkini
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved