Khamenei Ancam Perang Besar Akan Terjadi di Timur Tengah jika AS Gelar Invasi ke Iran

Minggu, 01 Februari 2026 - 20:07 WIB
loading...
A A A
Ia mengatakan para penyerang menargetkan kantor polisi, pusat pemerintahan, fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), bank, dan masjid, bahkan membakar Al-Quran, dan mencatat bahwa upaya tersebut pada akhirnya digagalkan.

Pemimpin juga mengatakan rakyat Iran telah memadamkan api pemberontakan Amerika-Zionis baru-baru ini menjadi abu, seperti halnya mereka telah mengalahkan konspirasi sebelumnya, menambahkan bahwa bangsa ini akan menghadapi tantangan di masa depan dengan tegas.

Ayatollah Khamenei menyebutkan pengembalian negara kepada pemiliknya yang sah—rakyat—dan pemutusan pengaruh AS dari Iran sebagai ciri khas lain dari Revolusi Islam, mengatakan bahwa ciri ini membuat Washington marah dan gelisah serta mendorongnya, sejak awal, untuk bersikap bermusuhan terhadap bangsa dan sistem Iran.

Merujuk pada kemajuan Iran di berbagai bidang, ia mengatakan sedikit orang yang akan percaya bahwa bangsa Iran suatu hari nanti akan mencapai titik di mana Amerika akan meniru senjata yang diproduksi oleh Iran.

Beliau mengatakan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari kepercayaan diri, harapan, dan ambisi yang ditanamkan dalam bangsa oleh Imam Khomeini, yang digambarkannya sebagai simbol harapan dan kepercayaan diri yang memotivasi rakyat untuk berusaha dan maju.

Pemimpin Tertinggi menggambarkan pernyataan presiden AS sebagai tanda yang jelas dari sifat Amerika dan Zionis dari kerusuhan baru-baru ini, dengan mengatakan bahwa ia secara terbuka mendorong apa yang disebutnya sebagai para perusuh dengan mengatakan kepada mereka, “Majulah, saya juga akan datang.”

Beliau mengatakan bahwa menurut pandangan mereka, beberapa ribu perusuh mewakili rakyat Iran, sementara jutaan orang yang berunjuk rasa di seluruh negeri pada 12 Januari diabaikan.

Ayatollah Khamenei mengatakan bahwa cara berpikir baru Republik Islam dan gesekannya dengan kepentingan para penindas global menjelaskan berlanjutnya permusuhan, menambahkan bahwa sama seperti pemberontakan baru-baru ini bukanlah yang pertama di Teheran, itu juga bukan yang terakhir, dan insiden serupa dapat terulang kembali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved