Khamenei Ancam Perang Besar Akan Terjadi di Timur Tengah jika AS Gelar Invasi ke Iran

Minggu, 01 Februari 2026 - 20:07 WIB
loading...
Khamenei Ancam Perang...
Ayatollah Ali Khamenei mengancam perang besar akan terjadi di Timur Tengah. Foto/X
A A A
TEHERAN - Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei memperingatkan bahwa perang apa pun yang diprakarsai oleh Amerika Serikat terhadap Iran akan berubah menjadi perang regional.

Berbicara di hadapan banyak orang di Imam Khomeini Hussainiya pada hari Sabtu, Pemimpin mengatakan retorika AS baru-baru ini tentang perang dan aset militer bukanlah hal baru.

“Amerika harus tahu bahwa jika mereka memulai perang kali ini, itu akan menjadi perang regional,” katanya, dilansir Press TV. Dia menekankan bahwa ancaman dan pameran kekuatan militer tidak akan mengintimidasi bangsa Iran.

“Terkadang mereka berbicara tentang perang dan menyebutkan pesawat terbang dan kapal perang; ini bukan hal baru,” katanya, seraya mengingat bahwa para pejabat AS telah berulang kali mengancam Iran di masa lalu dengan mengklaim bahwa “semua opsi ada di meja perundingan, termasuk opsi perang.”


Merujuk pada ancaman Presiden AS Donald Trump terhadap Iran, Ayatollah Khamenei mengatakan, “Bangsa Iran tidak perlu takut dengan hal-hal ini; rakyat Iran tidak terpengaruh oleh ancaman semacam itu.”

Ia menekankan bahwa Iran tidak akan menjadi inisiator perang apa pun, tetapi memperingatkan akan adanya tanggapan tegas terhadap agresi.

“Kita bukanlah pihak yang memulai [perang], dan kita tidak ingin menyerang negara mana pun, tetapi bangsa Iran akan memberikan pukulan keras kepada siapa pun yang menyerang dan mengganggunya,” katanya.

Di bagian lain pidatonya, Pemimpin Tertinggi menggambarkan kerusuhan baru-baru ini di seluruh Iran sebagai “mirip dengan kudeta,” mengatakan bahwa rencana tersebut bertujuan untuk menghancurkan pusat-pusat penting dan efektif yang terlibat dalam menjalankan negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Program Rudal Iran Tak...
Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Berita Terkini
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Infografis
27 Negara Peringatkan...
27 Negara Peringatkan Warganya, Perang Dunia III Akan Terjadi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved