AS Coba Pengaruhi Pangeran Arab Saudi agar Dukung Serangan terhadap Iran

Jum'at, 30 Januari 2026 - 11:24 WIB
loading...
A A A

AS Pertimbangkan Serangan Presisi


Kapal induk USS Abraham Lincoln telah dipindahkan dari Laut China Selatan ke Timur Tengah. Kapal ini membawa pesawat tempur siluman F-35 dan jet tempur F/A-18, selain pesawat perang elektronik EA-18G Growler. Kapal ini juga didampingi oleh kapal perusak rudal berpemandu.

CNN dan The Wall Street Journal telah melaporkan bahwa AS mengirimkan tambahan sistem rudal THAAD dan Patriot ke wilayah tersebut.

Pelacak penerbangan sumber terbuka juga melaporkan bahwa AS telah membangun skuadron pesawat tempur F-15 di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, pangkalan militer AS di Yordania. Peningkatan jumlah pesawat tempur di Yordania akan memberi AS pilihan, karena negara-negara Teluk menolak untuk terlibat dalam serangan.

Seorang mantan pejabat intelijen AS mengatakan kepada MEE bahwa negara-negara Teluk kemungkinan berharap dorongan diplomatik publik mereka akan memberi mereka "jaminan" terhadap pembalasan Iran jika AS menyerang.

Arab Saudi menjadi sasaran serangan rudal dan drone oleh Houthi selama bertahun-tahun selama perang di Yaman. Kelompok ini dilaporkan dipersenjatai dan dilatih oleh Iran. Minggu ini, Houthi merilis video yang mengatakan mereka dapat melanjutkan serangan di Laut Merah.

Arab Saudi paling terpukul pada tahun 2019 ketika serangan drone yang diduga berasal dari Iran menghantam fasilitas minyak Aramco di Abqaiq dan Khurais di timur kerajaan. Serangan tersebut mengganggu sekitar 50 persen produksi minyak Arab Saudi.

Ketegangan saat ini juga mengancam dampak pada industri minyak. Brent, patokan internasional, naik hampir empat persen pada hari Kamis. Iran mengumumkan latihan militer "tembak langsung" di Selat Hormuz yang akan berlangsung minggu depan. Sekitar 20 persen minyak dunia melewati jalur air yang sempit ini.

“Itu adalah serangan yang sangat tepat sasaran oleh Iran dengan pesan: 'kami dapat menghancurkan sebagian besar fasilitas ekspor Anda jika kami mau'," kata Silliman.

Dia menambahkan bahwa meskipun Iran dan sekutunya telah melemah akibat serangan Israel yang berulang, mereka masih dapat membalas dan "membuat Teluk bukan tempat yang baik untuk ditinggali atau berinvestasi dengan beberapa serangan berbiaya rendah".
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved