Bos Pentagon Melapor pada Trump: Militer AS Sudah Siap Menyerang Iran!
Jum'at, 30 Januari 2026 - 07:44 WIB
loading...
A
A
A
Trump telah berulang kali mengancam akan campur tangan jika Iran terus membunuh para demonstran, tetapi demonstrasi di seluruh negeri atas kesulitan ekonomi dan penindasan politik telah mereda.
Dia mengatakan AS akan bertindak jika Teheran melanjutkan program nuklirnya setelah serangan udara pada bulan Juni 2025 oleh pasukan Israel dan AS terhadap instalasi nuklir utama.
Sementara itu, di Iran, sebanyak 1.000 UAV atau drone baru telah diterima oleh berbagai cabang Angkatan Darat di tengah situasi yang sudah di ambang perang dengan AS.
“Sesuai dengan ancaman yang ada, Angkatan Darat mempertahankan dan meningkatkan keunggulan strategisnya untuk pertempuran cepat dan memberikan respons yang menghancurkan terhadap setiap agresor,” kata Panglima Angkatan Darat Brigadir Jenderal Amir Hatami, sebagaimana dikutip dari Tasnim News.
Laporan Tasnim News menyatakan bahwa penambahan drone baru ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan operasional keempat cabang Angkatan Darat Iran.
Dia mengatakan AS akan bertindak jika Teheran melanjutkan program nuklirnya setelah serangan udara pada bulan Juni 2025 oleh pasukan Israel dan AS terhadap instalasi nuklir utama.
Sementara itu, di Iran, sebanyak 1.000 UAV atau drone baru telah diterima oleh berbagai cabang Angkatan Darat di tengah situasi yang sudah di ambang perang dengan AS.
“Sesuai dengan ancaman yang ada, Angkatan Darat mempertahankan dan meningkatkan keunggulan strategisnya untuk pertempuran cepat dan memberikan respons yang menghancurkan terhadap setiap agresor,” kata Panglima Angkatan Darat Brigadir Jenderal Amir Hatami, sebagaimana dikutip dari Tasnim News.
Laporan Tasnim News menyatakan bahwa penambahan drone baru ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan operasional keempat cabang Angkatan Darat Iran.
Lihat Juga :