Siapa Sebenarnya yang Paling Membutuhkan Greenland? AS atau Rusia?

Minggu, 25 Januari 2026 - 04:40 WIB
loading...
Siapa Sebenarnya yang...
Siapa sebenarnya yang paling membutuhkan Greenland? Foto/X
A A A
MOSKOW - Greenland , wilayah otonom di dalam Kerajaan Denmark, kaya akan sumber daya alam, termasuk seng, timbal, emas, bijih besi, tembaga, dan hidrokarbon. Pulau ini juga memiliki beberapa deposit mineral tanah jarang terbesar di dunia yang digunakan dalam industri teknologi tinggi.

Kontrol atas sumber daya alam Greenland dialihkan ke otoritas lokal berdasarkan Undang-Undang Pemerintahan Mandiri tahun 2009. Sumber daya tersebut telah menarik minat yang signifikan dari pemain asing, termasuk Amerika Serikat.

Siapa Sebenarnya yang Paling Membutuhkan Greenland? AS atau Rusia?

1. AS Anggap Greenland Adalah Imbalan

Melansir RT, Arktik adalah wilayah paling utara planet ini, meliputi daerah di sekitar Kutub Utara. Beberapa negara, termasuk Kanada, Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia, Rusia, Swedia, dan Amerika Serikat memiliki wilayah di kawasan tersebut.

Presiden AS Donald Trump telah berulang kali menyatakan minatnya untuk mengakuisisi Greenland, dengan alasan lokasinya yang strategis, signifikansi militer di Arktik, dan akses ke sumber daya alam. Ia juga membingkai isu ini sebagai tanggapan terhadap apa yang ia gambarkan sebagai ancaman dari Rusia dan China.

Pernyataannya telah memicu ketegangan antara Washington dan sekutu Eropa, termasuk ancaman tarif baru dan bahkan pembicaraan tentang merebut Greenland dengan kekuatan militer. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan situasi di sekitar Greenland “jelas tidak menyangkut kita,” sementara Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov menyatakan bahwa Washington “sangat menyadari” bahwa baik Rusia maupun China tidak memiliki rencana untuk merebut pulau itu. Beijing mengecam penyebutan Rusia dan China sebagai “dalih” untuk apa yang disebutnya sebagai perluasan kehadiran Arktik Washington.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Trump: Uranium Iran...
Trump: Uranium Iran Akan Dimusnahkan
Rekomendasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved