Indonesia dan Negara-negara Islam Sepakat Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump
Kamis, 22 Januari 2026 - 10:41 WIB
loading...
A
A
A
Para Menteri tersebut menegaskan kembali dukungan negara mereka terhadap upaya perdamaian yang dipimpin oleh Trump.
Mereka juga menegaskan komitmen negara mereka untuk mendukung pelaksanaan misi Dewan Perdamaian sebagai pemerintahan transisi, sebagaimana diuraikan dalam Rencana Komprehensif untuk Mengakhiri Konflik Gaza dan didukung oleh Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803, yang bertujuan untuk mengkonsolidasikan gencatan senjata permanen, mendukung rekonstruksi Gaza, dan memajukan perdamaian yang adil dan abadi yang berlandaskan hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara sesuai dengan hukum internasional, sehingga membuka jalan bagi keamanan dan stabilitas bagi semua negara dan rakyat di kawasan tersebut.
Dewan Perdamaian diresmikan sebagai bagian dari fase kedua perjanjian gencatan senjata yang rapuh dengan Hamas untuk mengakhiri konflik Israel-Gaza, seperti yang dilaporkan oleh Al Jazeera.
Pemerintahan Trump mengirimkan undangan kepada beberapa pemimpin dunia untuk bergabung dengan badan tersebut, yang menurut Trump akan mengawasi "pembangunan kapasitas tata kelola, hubungan regional, rekonstruksi, daya tarik investasi, pendanaan skala besar, dan mobilisasi modal" di kawasan tersebut.
Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu telah menerima undangan dari Trump untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian.
Mereka juga menegaskan komitmen negara mereka untuk mendukung pelaksanaan misi Dewan Perdamaian sebagai pemerintahan transisi, sebagaimana diuraikan dalam Rencana Komprehensif untuk Mengakhiri Konflik Gaza dan didukung oleh Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803, yang bertujuan untuk mengkonsolidasikan gencatan senjata permanen, mendukung rekonstruksi Gaza, dan memajukan perdamaian yang adil dan abadi yang berlandaskan hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara sesuai dengan hukum internasional, sehingga membuka jalan bagi keamanan dan stabilitas bagi semua negara dan rakyat di kawasan tersebut.
Dewan Perdamaian diresmikan sebagai bagian dari fase kedua perjanjian gencatan senjata yang rapuh dengan Hamas untuk mengakhiri konflik Israel-Gaza, seperti yang dilaporkan oleh Al Jazeera.
Pemerintahan Trump mengirimkan undangan kepada beberapa pemimpin dunia untuk bergabung dengan badan tersebut, yang menurut Trump akan mengawasi "pembangunan kapasitas tata kelola, hubungan regional, rekonstruksi, daya tarik investasi, pendanaan skala besar, dan mobilisasi modal" di kawasan tersebut.
Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu telah menerima undangan dari Trump untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian.
Lihat Juga :