Trump Ancam Lenyapkan Iran dari Muka Bumi, Teheran Siap Perang Habis-habisan
Kamis, 22 Januari 2026 - 07:54 WIB
loading...
A
A
A
"Konfrontasi habis-habisan pasti akan sangat sengit dan berlangsung jauh lebih lama daripada garis waktu khayalan yang coba disebarkan Israel dan sekutunya kepada Gedung Putih. Hal itu pasti akan melanda wilayah yang lebih luas dan berdampak pada masyarakat biasa di seluruh dunia," lanjut dia.
Minggu lalu, Iran menutup wilayah udaranya, kemungkinan untuk mengantisipasi serangan AS. Para diplomat dari negara-negara Timur Tengah, khususnya dari negara-negara Teluk Arab, melobi Trump agar tidak menyerang Iran.
Kapal induk AS; USS Abraham Lincoln, yang berada di Laut China Selatan dalam beberapa hari terakhir, pada hari Selasa melewati Selat Malaka, jalur air utama yang menghubungkan Laut China Selatan dan Samudra Hindia, menurut data pelacakan kapal.
Meskipun para pejabat pertahanan AS tidak secara langsung mengatakan bahwa kelompok serang kapal induk tersebut menuju Timur Tengah, lokasinya di Samudra Hindia berarti hanya beberapa hari lagi kapal tersebut akan bergerak ke wilayah tersebut.
Sebelumnya, pada hari Selasa, sebagai respons atas ancaman apa pun yang dihadapi Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, Jenderal Iran Abolfazl Shekarchi mengatakan bahwa Trump sudah tahu Teheran tidak akan menahan diri jika keadaan berbalik.
Minggu lalu, Iran menutup wilayah udaranya, kemungkinan untuk mengantisipasi serangan AS. Para diplomat dari negara-negara Timur Tengah, khususnya dari negara-negara Teluk Arab, melobi Trump agar tidak menyerang Iran.
Kapal induk AS; USS Abraham Lincoln, yang berada di Laut China Selatan dalam beberapa hari terakhir, pada hari Selasa melewati Selat Malaka, jalur air utama yang menghubungkan Laut China Selatan dan Samudra Hindia, menurut data pelacakan kapal.
Meskipun para pejabat pertahanan AS tidak secara langsung mengatakan bahwa kelompok serang kapal induk tersebut menuju Timur Tengah, lokasinya di Samudra Hindia berarti hanya beberapa hari lagi kapal tersebut akan bergerak ke wilayah tersebut.
Sebelumnya, pada hari Selasa, sebagai respons atas ancaman apa pun yang dihadapi Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, Jenderal Iran Abolfazl Shekarchi mengatakan bahwa Trump sudah tahu Teheran tidak akan menahan diri jika keadaan berbalik.
Lihat Juga :