Tak Mau Bergantung pada AS Lagi, Eropa Akan Kembangkan Bom Nuklir Sendiri

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:32 WIB
loading...
A A A
“Untuk saat ini, kami sangat bergantung pada Amerika Serikat. Dan saya akan mengatakan bahwa memiliki payung perlindungan itu dan juga terlibat secara aktif dalam NATO juga merupakan kepentingan AS,” kata Valtonen.

“Tentu saja, kami terbuka untuk pertanyaan atau ide apa pun, dan terutama solusi, terkait pencegahan nuklir di masa depan.”

Kekhawatiran di Eropa tentang penanggulangan persenjataan nuklir Rusia juga muncul di tengah runtuhnya perjanjian pengendalian senjata antara AS dan Rusia.

Pada bulan Juli, Prancis dan Inggris mengumumkan kesepakatan kerja sama nuklir, yang disebut "Deklarasi Norwood", tetapi detailnya masih minim.

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengatakan pada bulan Maret bahwa negaranya "sedang berbicara serius" dengan para pejabat Prancis tentang berada di bawah perlindungan senjata nuklir Prancis. Bahkan sebelum menjabat, Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan tahun lalu bahwa dia terbuka terhadap gagasan Prancis menyediakan payung nuklir untuk Jerman, sebuah proposal yang ditolak oleh pemerintah Jerman sebelumnya.

Komentar mereka muncul setelah Macron secara terbuka mengusulkan untuk memulai pembicaraan dengan negara-negara Eropa untuk membahas bagaimana kemampuan nuklir Prancis dapat berkontribusi pada keamanan benua tersebut.

Menteri Luar Negeri Belanda, David van Weel, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan NBC News bahwa Belanda "tidak sepenuhnya tertutup" terhadap gagasan Prancis menyediakan pencegahan nuklir bagi negara-negara Eropa.

Pemerintah Eropa lainnya, termasuk Jerman, telah menyatakan minat yang luas agar Prancis memainkan peran yang lebih besar, tetapi mereka juga belum menguraikan posisi yang pasti.

David van Weel, berbicara kepada NBC News saat berada di Davos untuk Forum Ekonomi Dunia, menambahkan, “Kami masih menganggap NATO sebagai landasan keamanan kami. Pada saat yang sama, kami melihat bahwa dunia sedang berubah dan bahwa kita memasuki dunia persaingan geopolitik di mana Eropa juga perlu meningkatkan perannya dan perlu menjadi mitra yang lebih setara dengan AS daripada sekarang.”

Seorang pejabat Inggris menolak untuk berkomentar langsung tentang diskusi senjata nuklir di antara negara-negara Eropa. “Sikap kami terus ditinjau dan menanggapi ancaman yang berkembang,” kata pejabat tersebut.

Tidak seperti Prancis, Inggris sangat bergantung pada militer AS untuk rudal nuklir dan dukungan lainnya bagi persenjataannya.

Pidato Macron yang diperkirakan akan disampaikan mengenai kebijakan nuklir Prancis, yang mungkin akan disampaikan paling cepat pada bulan Februari, dapat memperjelas apa yang siap dilakukan Paris.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved