Warga Greenland Diminta Bersiap Hadapi Serangan AS

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:15 WIB
loading...
Warga Greenland Diminta...
Warga Greenland tidak ingin menjadi warga negara AS. Foto/Global Look Press/Anders Kongshaug
A A A
GREENLAND - Greenland perlu bersiap menghadapi kemungkinan serangan Amerika Serikat. Pernyataan itu diungkap pemimpin pulau Arktik yang berpemerintahan sendiri di bawah kekuasaan Denmark itu sebagai tanggapan atas klaim Presiden Donald Trump atas wilayah tersebut.

Berbicara kepada wartawan di ibu kota pulau itu, Nuuk, pada hari Selasa, Perdana Menteri Jens-Frederik Nielsen mengatakan Greenland berencana membentuk gugus tugas untuk membantu penduduk mempersiapkan diri menghadapi gangguan dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Ia mengatakan, "Kemungkinan besar tidak akan terjadi konflik militer, tetapi hal itu tidak dapat dikesampingkan."

Menteri Keuangan Greenland, Mute Bourup Egede, mengatakan pulau itu berada di bawah "tekanan yang besar" dan "kita perlu siap untuk semua skenario."

Pemerintah Greenland saat ini sedang mengerjakan pedoman baru untuk penduduk setempat yang berjumlah 57.000 jiwa, termasuk rekomendasi menyimpan persediaan makanan selama lima hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Nah, Militer AS Tak...
Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran
Rekomendasi
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 Brigjen Pol Dapat...
3 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru ke Itwasum Polri pada Mutasi Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Berita Terkini
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved