Perkuat Antariksa, Rusia Luncurkan 300 Satelit untuk Lumpuhkan Starlink

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:13 WIB
loading...
Perkuat Antariksa, Rusia...
Rusia akan perkuat antariksa dengan meluncurkan 300 satelit. Foto/X/@SaharaReporters
A A A
MOSKOW - Rusia akan meluncurkan jaringan internet satelitnya sendiri yang serupa dengan Starlink yang dioperasikan oleh perusahaan SpaceX milik Elon Musk pada tahun 2027. Itu diungkapkan Dmitry Bakanov selaku kepala Roscosmos.

Starlink menyediakan internet berkecepatan tinggi melalui jaringan satelit terbesar di dunia, dengan lebih dari 9.000 satelit di orbit Bumi rendah. Layanan ini mulai diluncurkan pada tahun 2020 dan, menurut perusahaan, telah berkembang hingga lebih dari 9 juta pengguna di lebih dari 150 negara dan wilayah. Namun, layanan ini belum tersedia secara resmi di Rusia.

Pada hari Jumat, Bakanov menunjukkan kepada wartawan Channel One sebuah terminal rancangan Rusia untuk akses internet broadband satelit, dan mengatakan bahwa terminal tersebut akan memungkinkan pengguna di mana pun di seluruh dunia untuk tetap terhubung. Kepala badan antariksa negara itu menambahkan bahwa produksi massal perangkat keras akan dimulai sebelum akhir tahun ini.

Baca Juga: Takut China Makin Perkasa, Oposisi Protes Pembangunan Kedubes Terbesar di Inggris

Konstelasi orbital yang terdiri dari lebih dari 300 satelit akan memastikan bahwa sistem Rusia, 'Rassvet' (fajar), sepenuhnya beroperasi dan siap digunakan pada tahun depan, kata CEO Roscosmos.

“Sangat penting untuk menyediakan konektivitas ke semua wilayah yang tidak terjangkau oleh jaringan komunikasi terestrial,” tegas Bakanov.

Pada bulan November, kepala komite kebijakan informasi parlemen Rusia, Sergey Boyarsky, mengatakan kepada Tass bahwa konstelasi satelit orbit rendah Bumi akan menjadi respons Moskow terhadap sistem Starlink Amerika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved