Terungkap, AS dan Mendagri Venezuela Jalin Kontak sebelum Maduro Diculik

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:22 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 2020, AS mengeluarkan hadiah USD10 juta untuk Cabello dan mendakwanya sebagai tokoh kunci dalam "Cartel de los Soles", sebuah kelompok yang menurut AS adalah jaringan perdagangan narkoba Venezuela yang dipimpin oleh anggota pemerintah negara tersebut.

AS kemudian menaikkan hadiah tersebut menjadi USD25 juta. Cabello secara terbuka membantah keterlibatannya dalam perdagangan narkoba.

Beberapa jam setelah penggulingan Maduro, beberapa analis dan politisi di Washington mempertanyakan mengapa AS tidak juga menangkap Cabello—yang tercantum di urutan kedua dalam dakwaan Departemen Kehakiman terhadap Maduro.

"Saya tahu bahwa Diosdado mungkin lebih buruk daripada Maduro dan lebih buruk daripada Delcy," kata anggota Parlemen AS dari Partai Republik, Maria Elvira Salazar, dalam sebuah wawancara dengan "Face the Nation" CBS pada 11 Januari.

Beberapa hari kemudian, Cabello mengecam intervensi Amerika di negara itu, dengan mengatakan dalam pidatonya bahwa "Venezuela tidak akan menyerah."

Namun, laporan media tentang warga yang digeledah di pos pemeriksaan—terkadang oleh anggota pasukan keamanan berseragam dan terkadang oleh orang-orang berpakaian preman—menjadi kurang sering terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Baik Trump maupun pemerintah Venezuela telah mengatakan bahwa banyak tahanan yang dianggap oleh oposisi dan kelompok hak asasi manusia sebagai tahanan politik akan dibebaskan.

Pemerintah AS mengatakan bahwa Cabello, dalam perannya sebagai menteri dalam negeri, mengawasi upaya tersebut. Kelompok hak asasi manusia mengatakan bahwa pembebasan berjalan sangat lambat dan ratusan orang masih ditahan secara tidak adil.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Detik-Detik Truk yang...
Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!
Rekomendasi
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
3 Irjen Pol Dimutasi...
3 Irjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Berita Terkini
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved