Perang Saudara di Iran Digagalkan, 60.000 Senjata yang Dikirim Mossad Disita

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:10 WIB
loading...
Perang Saudara di Iran...
Perang saudara di Iran berhasisl digagalkan karena 60.000 senjata yang dikirim Mossad berhasil disita. Foto/Press TV
A A A
TEHERAN - Pasukan keamanan Iran mengatakan mereka menyita 60.000 senjata yang akan dikirim ke Teheran dan membongkar sel teroris yang dilatih Mossad yang memanfaatkan kerusuhan baru-baru ini untuk melakukan serangan mematikan. Apalagi, protes yang dimulai secara damai berubah menjadi kekerasan yang didukung asing.

Komando Penegakan Hukum Iran (FARAJA) mengumumkan bahwa "Enam puluh ribu senjata ditemukan bersama para perusuh di Bushehr", menambahkan bahwa senjata-senjata ini ditujukan untuk Teheran.

Menurut pernyataan tersebut, dua teroris juga ditangkap dalam operasi tersebut.

Sementara itu, pasukan intelijen berhasil mengidentifikasi dan menangkap anggota "geng teroris berbahaya dan bersenjata" yang bertugas membunuh orang.

BacaJuga: Pertama Sejak Perang Dunia II, Negara Uni Eropa Terbitkan Obligasi Perang

Menurut kantor berita Tasnim, sel ini dilatih oleh Mossad dalam metode perang kota tingkat lanjut dan ditugaskan untuk memanfaatkan kerusuhan untuk menyebabkan kematian, "setelah melakukan banyak kejahatan teroris".

Setelah menerima berbagai jenis senjata dan peralatan perang kota dari pemimpin yang ditunjuk, geng ini bergerak di jalan-jalan ibu kota, dan melepaskan tembakan ke arah orang-orang, menyebabkan ratusan orang tewas dan terluka, kata laporan itu.

Gambar yang diperoleh dari pergerakan geng teroris ini menunjukkan distribusi berbagai jenis persenjataan, termasuk senapan AK-47 dan senapan laras pendek, dan peralatan komunikasi, seperti telepon satelit, yang digunakan oleh teroris terlatih untuk membunuh ratusan orang.

Anggota sel ini juga menyerang markas militer dan polisi, mencuri senjata dan mendistribusikannya untuk menciptakan perang kota dan meningkatkan jumlah kematian.

Selama operasi tersebut, “sejumlah besar berbagai jenis senjata, amunisi, dan peralatan satelit ditemukan dan disita,” tambah laporan itu.

Apa yang dimulai sebagai protes damai akhir bulan lalu secara bertahap berubah menjadi kekerasan, ketika para perusuh mengamuk di kota-kota di seluruh negeri, membunuh pasukan keamanan dan warga sipil serta menyerang infrastruktur publik.

Melansir Press TV, para pejabat Iran telah mengaitkan kerusuhan dan aksi terorisme tersebut dengan AS dan rezim Israel.

AS dan Mossad Israel telah mengakui keterlibatan mereka di lapangan, dengan mantan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mencuit, "Selamat Tahun Baru untuk setiap warga Iran di jalanan. Juga, untuk setiap agen Mossad yang berjalan di samping mereka."

Dalam unggahan media sosial berbahasa Farsi, Mossad mendorong para perusuh untuk “Turun bersama ke jalanan. Waktunya telah tiba,” menambahkan bahwa agen Mossad bersama para perusuh “tidak hanya dari kejauhan dan secara verbal. Kami bersama [mereka] di lapangan.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved