Selain Greenland, Islandia Disebut Bisa Jadi Negara Bagian AS ke-52

Sabtu, 17 Januari 2026 - 07:00 WIB
loading...
Selain Greenland, Islandia...
Turis melihat aliran lava di gunung di Islandia. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Calon Duta Besar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk Islandia, mantan anggota DPR Billy Long, meminta maaf karena bercanda bahwa negara kepulauan itu bisa menjadi negara bagian AS ke-52 dengan dirinya sebagai gubernur.

Pernyataan itu muncul ketika pernyataan Trump mengenai Greenland meningkat dalam beberapa minggu terakhir, dengan presiden AS semakin bersikeras memperoleh wilayah tersebut dari Denmark dan mengisyaratkan kemungkinan mengambil alih pulau Atlantik Utara itu dengan paksa.

Long mengatakan kepada Arctic Today bahwa komentarnya, yang dibuat pada hari Selasa, dimaksudkan sebagai humor sebagai tanggapan terhadap lelucon terpisah tentang Jeff Landry, utusan khusus Trump untuk Greenland.

“Tidak ada yang serius tentang itu,” ujar Long, mantan anggota Kongres Partai Republik Missouri yang sempat menjabat sebagai komisaris Internal Revenue Service di bawah Trump tahun lalu, kepada media tersebut.

Dia menjelaskan, “Saya bersama beberapa orang, yang belum saya temui selama tiga tahun, dan mereka bercanda tentang Jeff Landry menjadi gubernur Greenland dan mereka mulai bercanda tentang saya dan jika ada yang tersinggung, maka saya minta maaf.”

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved