Trump: Zelensky yang Hambat Kesepakatan Damai Rusia-Ukraina, Bukan Putin

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:23 WIB
loading...
A A A
Komentar Trump menunjukkan frustrasi yang kembali muncul terhadap pemimpin Ukraina. Kedua presiden telah lama memiliki hubungan yang bergejolak, meskipun interaksi mereka tampaknya telah membaik selama tahun pertama Trump kembali menjabat.

Terkadang, Trump lebih bersedia menerima jaminan Putin begitu saja daripada para pemimpin beberapa sekutu AS, yang membuat Kyiv, ibu kota Eropa, dan para anggota Parlemen AS, termasuk beberapa anggota Partai Republik, merasa frustrasi.

Pada bulan Desember, Reuters melaporkan bahwa laporan intelijen AS terus memperingatkan bahwa Putin belum meninggalkan tujuannya untuk merebut seluruh Ukraina dan merebut kembali bagian-bagian Eropa yang dulunya milik kekaisaran Soviet. Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard membantah laporan itu pada saat itu.

"Mengalami Kesulitan untuk Mencapainya"


Setelah beberapa kali mengalami hambatan, negosiasi yang dipimpin AS dalam beberapa minggu terakhir berpusat pada jaminan keamanan untuk Ukraina pasca-perang untuk memastikan bahwa Rusia tidak akan menyerangnya lagi setelah kesepakatan damai potensial. Secara garis besar, para negosiator AS telah mendorong Ukraina untuk meninggalkan wilayah Donbas timur sebagai bagian dari kesepakatan apa pun dengan Rusia.

Para pejabat Ukraina telah terlibat secara mendalam dalam pembicaraan baru-baru ini, yang dipimpin oleh utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner—menantu Trump—, dari pihak AS. Beberapa pejabat Eropa meragukan kemungkinan Putin menyetujui beberapa persyaratan yang baru-baru ini dirumuskan oleh Kyiv, Washington, dan para pemimpin Eropa.

Trump mengatakan kepada Reuters bahwa dia tidak mengetahui adanya potensi kunjungan Witkoff dan Kushner ke Moskow, yang dilaporkan Bloomberg sebelumnya pada hari Rabu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
Mantan Tokoh MAGA Kecam...
Mantan Tokoh MAGA Kecam Serangan AS terhadap Iran
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
Trump Sebut Wasit Piala...
Trump Sebut Wasit Piala Dunia 2026 Raphael Claus Mencurigakan, Begini Respons FIFA
BNPB: Kebakaran Hutan...
BNPB: Kebakaran Hutan di Banjarbaru Meluas hingga 3,7 Hektare, Tak Ada Korban
Iran Ancam Bikin Timur...
Iran Ancam Bikin Timur Tengah Membara Lagi, Gempur Pangkalan-Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Bentley Siap Luncurkan...
Bentley Siap Luncurkan Mobil Listrik Pertamanya September Tahun Ini
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
WorldSBK Inggris Siap...
WorldSBK Inggris Siap Digelar, Cek Jadwal dan Link Nontonnya di VISION+
Berita Terkini
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved