Serangan AS ke Iran Segera Terjadi, Kapal Induk Amerika Menuju Timur Tengah
Kamis, 15 Januari 2026 - 07:43 WIB
loading...
A
A
A
Dalam beberapa hari terakhir, Presiden AS Donald Trump telah mengeluarkan beberapa ancaman terhadap Republik Islam Iran, yang telah dilanda demo rusuh sejak akhir Desember.
Kerusuhan tersebut terjadi di tengah inflasi yang melonjak dan devaluasi tajam rial Iran. Teheran menyalahkan kekerasan jalanan, yang diduga telah mengakibatkan ratusan hingga ribuan kematian, kepada AS dan Israel.
Reuters mengutip seorang pejabat militer Barat yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan: "Semua sinyal menunjukkan bahwa serangan AS akan segera terjadi."
Namun, sumber tersebut menambahkan: "Itulah cara pemerintahan ini bertindak untuk membuat semua orang tetap waspada, dengan ketidakpastian sebagai bagian dari strategi."
Menurut laporan tersebut, yang mengutip dua pejabat Eropa yang tidak disebutkan namanya, “Intervensi militer AS dapat terjadi dalam 24 jam ke depan.”
Reuters juga mengutip seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya yang menyatakan bahwa Trump tampaknya telah memutuskan untuk menyerang Iran, meskipun cakupan aksi militer potensial tersebut masih belum jelas.
Kerusuhan tersebut terjadi di tengah inflasi yang melonjak dan devaluasi tajam rial Iran. Teheran menyalahkan kekerasan jalanan, yang diduga telah mengakibatkan ratusan hingga ribuan kematian, kepada AS dan Israel.
Reuters mengutip seorang pejabat militer Barat yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan: "Semua sinyal menunjukkan bahwa serangan AS akan segera terjadi."
Namun, sumber tersebut menambahkan: "Itulah cara pemerintahan ini bertindak untuk membuat semua orang tetap waspada, dengan ketidakpastian sebagai bagian dari strategi."
Menurut laporan tersebut, yang mengutip dua pejabat Eropa yang tidak disebutkan namanya, “Intervensi militer AS dapat terjadi dalam 24 jam ke depan.”
Reuters juga mengutip seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya yang menyatakan bahwa Trump tampaknya telah memutuskan untuk menyerang Iran, meskipun cakupan aksi militer potensial tersebut masih belum jelas.
(mas)
Lihat Juga :