AS Tak Mungkin Kirim Delta Force ke Iran, Hanya Andalkan Serangan Udara

Kamis, 15 Januari 2026 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Namun, pada 2 Januari, Trump menulis di Truth Social bahwa jika Iran “membunuh demonstran damai secara brutal, yang merupakan kebiasaan mereka, Amerika Serikat akan datang untuk menyelamatkan mereka”. Ia menambahkan: “Kami siap siaga dan siap bertindak.”

AS Tak Mungkin Kirim Delta Force ke Iran, Hanya Andalkan Serangan Udara

1. AS Luncurkan Serangan Udara ke Iran

Pada hari Senin, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan kepada Fox News bahwa meskipun diplomasi tetap menjadi pilihan pertama Trump untuk Iran, ia “tidak takut untuk menggunakan kekuatan dan kemampuan mematikan militer Amerika Serikat jika dan ketika ia menganggapnya perlu”.

“Serangan udara akan menjadi salah satu dari banyak pilihan yang tersedia bagi panglima tertinggi,” kata Leavitt. Sebagai presiden AS, Trump adalah panglima tertinggi angkatan bersenjata.

“Dia telah menjelaskan dengan cukup jelas bahwa dia tentu tidak ingin melihat orang-orang terbunuh di jalanan Teheran, dan sayangnya, itulah yang kita lihat sekarang.”

Mengacu pada penggunaan kekuatan militer Trump di Iran, Leavitt mengatakan: “Tidak ada yang lebih tahu tentang hal itu selain Iran.”

Pada Juni 2025, selama perang 12 hari Iran dengan Israel, AS membom tiga situs nuklir Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan setelah lebih dari seminggu serangan Israel terhadap militer dan situs nuklir Teheran. Perang 12 hari antara Iran dan Israel berlangsung dari 13 Juni hingga 24 Juni.

Namun, situasi sekarang tidak sama seperti pada Juni tahun lalu. Kehadiran militer AS di Timur Tengah telah berkurang sejak saat itu.

2. Menarget Ayatollah Ali Khamenei

“Trump lebih menyukai operasi singkat dan tajam dengan risiko minimal bagi pasukan AS,” kata Shahram Akbarzadeh, seorang profesor politik Timur Tengah dan Asia Tengah di Universitas Deakin Australia, kepada Al Jazeera.

Ia mengutip penculikan Maduro baru-baru ini dari Venezuela dan pembunuhan Qassem Soleimani, kepala Pasukan Quds elit Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), oleh AS dalam serangan pesawat tak berawak di Baghdad, Irak, pada tahun 2020.

“Kita tahu persis di mana yang disebut ‘Pemimpin Tertinggi’ bersembunyi,” tulis Trump dalam sebuah unggahan Truth Social pada bulan Juni lalu, merujuk pada Ayatollah Ali Khamenei dari Iran.

“Dia adalah target yang mudah, tetapi aman di sana – Kita tidak akan membunuhnya, setidaknya untuk saat ini. Tetapi kita tidak ingin rudal ditembakkan ke warga sipil, atau tentara Amerika. Kesabaran kita mulai menipis.”

Akbarzadeh mengatakan bahwa karena Trump telah mengisyaratkan bahwa ia dapat melenyapkan pemimpin tertinggi Iran, hal itu bisa menjadi kemungkinan, tetapi Trump harus "bersiap menghadapi reaksi balik yang tak terhindarkan".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Iran Ekspor 40 Juta...
Iran Ekspor 40 Juta Barel Minyak Sejak Teken MoU dengan AS, Harga Dinaikkan 20%
Rekomendasi
Bintang Senegal Boikot...
Bintang Senegal Boikot Timnas Usai Tersingkir Dramatis di Piala Dunia 2026
Spanyol Gunduli Austria,...
Spanyol Gunduli Austria, Mikel Oyarzabal Cetak Brace
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Berita Terkini
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved