6 Fakta Pasukan Garda Revolusi yang Loyal pada Khamenei

Kamis, 15 Januari 2026 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Para diplomat dan analis Barat mengatakan IRGC lebih terlatih, lebih lengkap peralatannya, dan lebih bergaji tinggi daripada angkatan bersenjata konvensional Iran. IRGC juga berfungsi sebagai penghubung utama Teheran dengan kelompok-kelompok bersenjata sekutu di seluruh wilayah, termasuk Hizbullah di Lebanon dan milisi pro-Iran di Irak dan Suriah.

Tahun lalu, Khamenei menunjuk Mohammad Pakpour, seorang veteran perang Iran-Irak, sebagai kepala Garda Revolusi Iran (IRGC), menggantikan Hossein Salami, yang tewas pada hari pertama perang Iran baru-baru ini dengan Israel.

AS dan Kanada menetapkan IRGC sebagai organisasi teroris masing-masing pada tahun 2019 dan 2024, diikuti oleh Australia pada tahun 2025, dan negara-negara Eropa berada di bawah tekanan untuk mengambil tindakan serupa.

Baca Juga: 8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit

3. Kekuatan Ideologis Khamenei

Tidak seperti tentara reguler Iran, Garda Revolusi Iran (IRGC) bertanggung jawab langsung kepada pemimpin tertinggi—saat ini Ayatollah Ali Khamenei—dan dirancang sebagai kekuatan ideologis sekaligus militer.

Para analis memperkirakan kekuatan IRGC sekitar 150.000 hingga 200.000 personel, beroperasi sebagai pasukan elit dengan kemampuan darat, laut, dan udara.

“Mereka adalah tentara yang melayani sebuah ideologi,” kata seorang peneliti kepada AFP.

4. Menguasai Ekonomi Iran

Di luar peran militernya, IRGC memiliki kekuatan ekonomi yang sangat besar. Para analis menggambarkannya sebagai "kekaisaran di dalam kekaisaran", mengendalikan atau memiliki perusahaan di berbagai sektor utama ekonomi Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir
IRGC: Serangan Balasan...
IRGC: Serangan Balasan ke Kuwait dan Bahrain Harus Jadi Pelajaran bagi AS
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
AS-Iran Saling Gempur...
AS-Iran Saling Gempur Lagi, Pemicunya Kapal Tanker Diserang
Rekomendasi
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Local Pride, Ini 8 Tim...
Local Pride, Ini 8 Tim Piala Dunia 2026 yang Pakai Skuad Full Kelahiran Negaranya Sendiri
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Berita Terkini
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved