Ini Cara Kerja CIA dalam Operasi Penangkapan Presiden Maduro

Minggu, 04 Januari 2026 - 19:26 WIB
loading...
A A A
Presiden Trump menghabiskan hari Jumat untuk membahas serangan tersebut. Namun, ia pergi sebelum serangan dimulai, karena khawatir bahwa pergerakan iring-iringan kendaraan di malam hari dapat memberi tahu pihak Venezuela tentang serangan yang akan datang, kata juru bicara Vance.

Angin dan awan di Caracas telah menunda serangan selama beberapa hari, tetapi pada hari Jumat, cuaca membaik. Bulan purnama bersinar terang, dan langit sebagian besar cerah — kondisi yang dapat diterima bagi para pilot dan awak pesawat.

“Semoga berhasil dan Tuhan memberkati,” kata Trump kepada para pemimpin militer, kata-kata yang mereka sampaikan melalui rantai komando, kata Caine.
Ketika Pasukan Delta menerobos masuk ke kediaman Maduro, dia dan istrinya “benar-benar terkejut,” kata Caine. Maduro mencoba melarikan diri ke tempat yang digambarkan Trump sebagai ruang aman baja tetapi tidak berhasil tepat waktu. Pasukan tersebut menahan Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

Baku tembak terjadi setelah Maduro ditangkap, kata Caine, dan sebuah helikopter AS terkena tembakan. Tidak ada warga Amerika yang tewas, meskipun ada beberapa tentara AS yang terluka, semuanya dalam kondisi stabil, menurut seorang pejabat AS dan seorang pejabat Gedung Putih.

Pada pukul 3:30 pagi ET, pasukan AS telah keluar dari negara itu dengan selamat, kata Caine. Pada saat itu, udara di Caracas berbau mesiu dan asap. Kedutaan Besar AS di Venezuela memperingatkan warga Amerika di sana untuk berlindung di tempat aman.

Kurang dari satu jam kemudian, Trump menyampaikan berita tersebut kepada dunia melalui media sosial.

“Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang telah ditangkap bersama istrinya dan diterbangkan keluar negeri,” tulisnya.

Sebuah foto yang diunggah Gedung Putih pada Sabtu pagi menunjukkan Maduro di atas kapal serbu USS Iwo Jima mengenakan pakaian olahraga, diborgol, dan ditutup matanya.

Pada pukul 16.30 ET, Maduro sudah berada di New York. Ia tiba di Bandara Stewart di New Windsor, sebelah utara Kota New York. Puluhan petugas penegak hukum mengapit Maduro saat ia berjalan tertatih-tatih menuju hanggar. Ia dan istrinya akan diangkut ke penjara di Kota New York pada hari itu juga. Pada hari Senin, Maduro diperkirakan akan menjalani sidang pertamanya.

Ia dan para tersangka lainnya menghadapi tuntutan atas skema di mana "siklus korupsi berbasis narkotika memperkaya para pejabat Venezuela dan keluarga mereka sekaligus menguntungkan teroris narkoba yang beroperasi tanpa hukuman di wilayah Venezuela dan yang membantu memproduksi, melindungi, dan mengangkut berton-ton kokain ke Amerika Serikat," demikian tuduhan dalam dakwaan tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Tim Kedua Kami adalah...
Tim Kedua Kami adalah Iran, Kisah Solidaritas yang Mengharukan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Infografis
Disegani Dunia, Ini...
Disegani Dunia, Ini 4 Peran Erdogan dalam Kebangkitan Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved