Ini Respons Dunia usai AS Mengebom Venezuela dan Culik Maduro, Ada Juga Sikap Indonesia

Minggu, 04 Januari 2026 - 05:54 WIB
loading...
A A A
Dia menambahkan bahwa serangan AS mengingatkan pada “momen-momen terburuk campur tangan” dalam politik Amerika Latin, mengancam perdamaian di seluruh wilayah. “Masyarakat internasional, melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa, perlu menanggapi episode ini dengan tegas,” katanya.

6. Bolivia

Kementerian Luar Negeri Bolivia mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diposting di Facebook bahwa negara tersebut menyatakan dukungan tegas dan segera kepada rakyat Venezuela dalam proses pemulihan demokrasi mereka, penegakan kembali tatanan konstitusional, dan jaminan penuh atas hak asasi manusia.

“Bolivia menegaskan kembali komitmennya terhadap perdamaian, demokrasi, dan koordinasi dengan komunitas internasional untuk bantuan kemanusiaan, perlindungan penduduk sipil, dan dukungan untuk proses rekonstruksi kelembagaan yang kredibel dan berkelanjutan,” katanya.

7. Guyana

“Pasukan Pertahanan Guyana dan pasukan keamanan memantau situasi [di Venezuela] dan warga Guyana harus yakin bahwa pemerintah sedang berupaya untuk memastikan keselamatan dan keamanan warga negara kita,” kata Presiden Guyana Irfan Ali kepada wartawan setempat, menurut kantor berita independen Guyana, News Room.

“Arsitektur keamanan sepenuhnya aktif,” kata Ali.


8. Trinidad dan Tobago

“Pagi ini, Sabtu 3 Januari 2026, Amerika Serikat memulai operasi militer di wilayah Venezuela. Trinidad dan Tobago bukan peserta dalam operasi militer yang sedang berlangsung ini. Trinidad dan Tobago terus menjaga hubungan damai dengan rakyat Venezuela,” kata Perdana Menteri Kamla Persad-Bissessar dalam sebuah pernyataan.

9. Ekuador

Presiden Ekuador Daniel Noboa Azin menyerukan kepada para pemimpin oposisi Venezuela dan masyarakat untuk “merebut kembali negara Anda”.

“Waktunya telah tiba bagi semua penjahat narco-Chavista. Struktur mereka akhirnya akan runtuh di seluruh benua,” tulisnya di X.

“Kepada Corina Machado, Edmundo Gonzalez, dan rakyat Venezuela: inilah saatnya untuk merebut kembali negara Anda. Anda memiliki sekutu di Ekuador.”

10. Uruguay

Kementerian Luar Negeri Uruguay mengatakan, "Pemerintah mengikuti dengan saksama dan keprihatinan serius peristiwa yang dilaporkan dari Venezuela dalam beberapa jam terakhir, termasuk serangan udara AS terhadap instalasi militer dan infrastruktur sipil Venezuela.”

“Uruguay menolak, seperti yang selalu dilakukannya, intervensi militer oleh satu negara di wilayah negara lain dan menegaskan kembali pentingnya menghormati hukum internasional dan Piagam PBB, khususnya prinsip dasar bahwa negara harus menahan diri dari menggunakan ancaman atau kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik Negara mana pun, atau dengan cara lain yang tidak sesuai dengan tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” imbuh kementerian tersebut.

11. Argentina

Presiden Argentina Javier Milei mengatakan dalam sebuah wawancara media setelah serangan AS terhadap Venezuela, "Ini adalah runtuhnya rezim seorang diktator yang memanipulasi pemilu, yang dalam pemilu terakhir kalah telak dan, meskipun demikian, dia tetap berkuasa.”

“Itulah mengapa saya mengatakan bahwa berita hari ini adalah berita bagus untuk dunia bebas," katanya.

“[Edmundo Gonzalez Urrutia] harus mengambil alih kekuasaan. Dia memenangkan pemilu, dia memiliki masa jabatan yang harus dipenuhi. Presiden terpilih adalah Gonzalez Urrutia,” kata Milei.

12. Panama

Presiden Panama Jose Raul Mulino mengatakan, “Penghormatan terhadap kehendak rakyat harus mengalahkan kebencian dan penganiayaan. Venezuela harus kembali bebas dan demokratis.”

“Pemerintah saya menegaskan kembali dukungannya terhadap proses demokrasi dan penghormatan terhadap keinginan sah rakyat Venezuela, yang diungkapkan secara tegas di kotak suara, di mana Edmundo González terpilih,” tulis Mulino di X.

“Panama akan selalu berdiri dalam solidaritas dengan perdamaian dan dengan proses transisi yang tertib dan sah.”

13. China

Kementerian Luar Negeri China mengatakan, "Beijing sangat terkejut dan mengutuk keras penggunaan kekerasan oleh AS terhadap negara berdaulat dan penggunaan kekerasan terhadap presiden suatu negara.”

“China dengan tegas menentang perilaku hegemonik AS tersebut, yang secara serius melanggar hukum internasional, melanggar kedaulatan Venezuela, dan mengancam perdamaian dan keamanan diAmerika Latin dan Karibia. Kami mendesak AS untuk mematuhi hukum internasional dan tujuan serta prinsip-prinsip Piagam PBB dan berhenti melanggar kedaulatan dan keamanan negara lain,” katanya.

14. Iran

Dalam sebuah pernyataan yang diposting di X, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menulis, “Yang penting adalah ketika seseorang menyadari bahwa musuh ingin memaksakan sesuatu pada pemerintah atau negaranya dengan klaim palsu, mereka harus berdiri teguh melawan musuh itu.”

“Kami tidak akan menyerah kepada mereka. Dengan mengandalkan Tuhan dan percaya pada dukungan rakyat, kita akan membuat musuh bertekuk lutut,” imbuh dia.

Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa mereka mengutuk keras serangan militer Amerika terhadap Venezuela dan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan nasional dan integritas teritorial negara tersebut.

15. Rusia

"Moskow sangat prihatin dan mengutuk tindakan agresi bersenjata terhadap Venezuela yang dilakukan oleh AS," kata Kementerian Luar Negeri Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
AS Incar Tuan Rumah...
AS Incar Tuan Rumah Piala Dunia Antarklub 2029
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
AS-Iran Saling Serang...
AS-Iran Saling Serang Lagi, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh
Rekomendasi
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
OTT Bupati Sukoharjo,...
OTT Bupati Sukoharjo, KPK Tangkap Empat Orang Lain Terkait Kasus Pemerasan
Berita Terkini
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved