AS Serang Venezuela dan Tangkap Maduro, Ini Respons Iran dan Rusia

Sabtu, 03 Januari 2026 - 19:52 WIB
loading...
AS Serang Venezuela...
AS serang Venezuela dan tangkap Presiden Nicolas Maduro. Foto/X/@rkmtimes
A A A
CARACAS - Kementerian Luar Negeri Rusia mengutuk apa yang disebutnya sebagai “aksi agresi bersenjata terhadap Venezuela” oleh Amerika Serikat, dan menyebut setiap “alasan” yang diberikan untuk membenarkan tindakan tersebut “tidak dapat diterima.”

“Kami menegaskan kembali solidaritas kami dengan rakyat Venezuela dan dukungan kami terhadap tindakan kepemimpinan Bolivarian yang bertujuan untuk melindungi kepentingan nasional dan kedaulatan negara,” demikian pernyataan dari kementerian luar negeri Rusia, dilansir CNN.

Kemlu RUsia juga menambahkan bahwa Amerika Latin harus “tetap menjadi zona perdamaian.”

“Dalam situasi saat ini, yang terpenting adalah mencegah eskalasi lebih lanjut dan fokus pada pencarian jalan keluar dari situasi ini melalui dialog,” kata pernyataan itu. “Venezuela harus dijamin haknya untuk menentukan nasibnya sendiri tanpa campur tangan yang merusak, apalagi militer, dari luar.”

Kedutaan Besar Rusia di ibu kota Caracas beroperasi seperti biasa, menurut kementerian, yang menambahkan: “Saat ini, tidak ada informasi tentang warga negara Rusia yang terkena dampak.”

Sementara itu, Iran, sekutu utama Venezuela, telah mengutuk serangan militer AS terhadap negara Amerika Selatan tersebut.

Baca Juga: Trump Sebut Operasi Pasukan Delta Sangat Brilian, Presiden Maduro Akan Diadili di AS

Kementerian luar negeri Iran mengatakan serangan yang diduga tersebut melanggar kedaulatan dan integritas teritorial Venezuela serta piagam PBB.

“Agresi militer AS terhadap negara merdeka yang merupakan anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah pelanggaran berat terhadap perdamaian dan keamanan regional dan internasional, yang konsekuensinya akan memengaruhi seluruh sistem internasional,” kata kementerian tersebut, dilansir Press TV

Sementara itu, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez mengatakan pemerintah tidak mengetahui keberadaan Presiden Nicolás Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada Sabtu pagi bahwa AS telah melakukan "serangan skala besar terhadap Venezuela" dan bahwa Maduro dan istrinya telah ditangkap dan dibawa keluar dari negara itu.

"Kami menuntut bukti segera dari pemerintah Presiden Donald Trump mengenai nyawa Presiden Maduro dan Ibu Negara," kata Rodríguez dalam panggilan audio ke stasiun televisi pemerintah VTV Venezuela.

Ia menambahkan bahwa serangan AS telah merenggut nyawa para pejabat, personel militer, dan warga sipil di seluruh negeri.

Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino López mengumumkan pengerahan segera pasukan militer di seluruh negeri.

Berbicara dalam bahasa Spanyol dalam pidato video, Vladimir Padrino López menyerukan front persatuan perlawanan dalam menghadapi "agresi terburuk" yang pernah terjadi terhadap Venezuela, menambahkan bahwa Venezuela mengikuti "perintah Maduro" bahwa semua angkatan bersenjata akan dikerahkan.

"Mereka telah menyerang kita tetapi mereka tidak akan menundukkan kita," kata menteri pertahanan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved