Koalisi Pimpinan Arab Saudi Bersiap Bombardir Yaman, Serukan Warga Sipil Mengungsi

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:01 WIB
loading...
A A A
STC merebut sebagian besar Hadhramaut dan Mahrah dalam beberapa pekan terakhir sambil mengusir unit-unit pasukan pemerintah lainnya dan pasukan suku sekutu mereka.

Amerika Serikat juga menyerukan pengekangan, di mana Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mendesak diplomasi berkelanjutan yang bertujuan untuk penyelesaian yang langgeng. Washington mengeluarkan seruan tersebut setelah laporan serangan udara Saudi terhadap posisi separatis di Hadhramaut pada hari Jumat.

STC, yang didukung oleh UEA dan berupaya memulihkan negara Yaman Selatan sebelumnya, mengatakan tidak akan mundur.

Para pendukung STC telah mengadakan demonstrasi di Aden dan kota-kota selatan lainnya, mendesak para pemimpin untuk mendeklarasikan kemerdekaan. Kemajuan kelompok tersebut telah menguji hubungan Arab Saudi-UEA, dengan kedua negara Teluk tersebut kini mendukung faksi-faksi yang bersaing di dalam pemerintahan Yaman.

Farea al-Muslimi, pakar dari Chatham House, mengatakan bahwa para separatis telah melanggar garis merah Arab Saudi dan memperingatkan bahwa situasi dapat memburuk dengan cepat.

"Mempermalukan Arab Saudi adalah satu hal yang buruk. Dan hal lain yang jauh lebih buruk adalah mempermalukan Arab Saudi di depan umum. Dan itulah yang mereka lakukan," katanya kepada AFP.

Sementara itu, sekitar 15.000 tentara yang didukung Saudi terkonsentrasi di perbatasan Arab Saudi tanpa perintah untuk maju, menurut pejabat militer Yaman. Posisi mereka berada di tepi wilayah yang direbut oleh STC.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Blunder Kiper, Meksiko...
Blunder Kiper, Meksiko Tundukkan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Komentator Resmi Piala...
Komentator Resmi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi usai Laga Timnas Iran vs Selandia Baru
Berita Terkini
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved