Negara-negara Arab Marah pada Israel karena Akui Negara Somaliland
Minggu, 28 Desember 2025 - 05:42 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri menegaskan kembali dukungan penuh Kuwait terhadap kedaulatan Somalia atas seluruh wilayahnya dan dukungannya terhadap lembaga-lembaga negara yang sah di negara tersebut.
Sebagai ketua sidang Liga Arab saat ini, Baghdad mengatakan pengakuan tersebut merusak persatuan Somalia dan mengancam stabilitas di Tanduk Afrika, mendesak komunitas internasional untuk mengambil sikap tegas terhadap apa yang disebutnya sebagai "praktik-praktik yang melanggar hukum."
Amman mengatakan pihaknya mendukung lembaga-lembaga sah Somalia dan menentang langkah-langkah yang membahayakan keamanan dan stabilitasnya, menurut laporan kantor Petra.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Qatar menolak setiap upaya untuk mendirikan atau memaksakan entitas paralel yang akan merusak persatuan Somalia, menegaskan kembali dukungan penuh untuk lembaga-lembaga sah Somalia dan untuk menjaga keamanan dan stabilitas negara tersebut.
Kementerian itu menambahkan bahwa Israel seharusnya mengakui Negara Palestina dan berupaya mengakhiri perang di Jalur Gaza, menuduh Israel merusak legitimasi internasional dan memicu ketidakstabilan regional.
Irak
Irak mengutuk langkah Israel sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional.Sebagai ketua sidang Liga Arab saat ini, Baghdad mengatakan pengakuan tersebut merusak persatuan Somalia dan mengancam stabilitas di Tanduk Afrika, mendesak komunitas internasional untuk mengambil sikap tegas terhadap apa yang disebutnya sebagai "praktik-praktik yang melanggar hukum."
Yordania
Yordania menolak setiap upaya untuk memaksakan entitas paralel yang mengancam persatuan dan integritas teritorial Somalia.Amman mengatakan pihaknya mendukung lembaga-lembaga sah Somalia dan menentang langkah-langkah yang membahayakan keamanan dan stabilitasnya, menurut laporan kantor Petra.
Qatar
Qatar menyuarakan penentangan tegas, menyebut pengakuan tersebut sebagai preseden berbahaya dan langkah sepihak yang melanggar hukum internasional dan melanggar kedaulatan, persatuan, dan integritas teritorial Somalia.Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Qatar menolak setiap upaya untuk mendirikan atau memaksakan entitas paralel yang akan merusak persatuan Somalia, menegaskan kembali dukungan penuh untuk lembaga-lembaga sah Somalia dan untuk menjaga keamanan dan stabilitas negara tersebut.
Kementerian itu menambahkan bahwa Israel seharusnya mengakui Negara Palestina dan berupaya mengakhiri perang di Jalur Gaza, menuduh Israel merusak legitimasi internasional dan memicu ketidakstabilan regional.
(mas)
Lihat Juga :