Negara-negara Arab Marah pada Israel karena Akui Negara Somaliland

Minggu, 28 Desember 2025 - 05:42 WIB
loading...
A A A
Dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dikutip dari Middle East Monitor, Minggu (28/12/2025), Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menggarisbawahi “dukungan penuh” kerajaan terhadap kedaulatan Somalia serta persatuan dan integritas wilayahnya.

Riyadh juga menolak upaya untuk memaksakan entitas paralel yang merusak stabilitas Somalia dan mengatakan pihaknya mendukung lembaga-lembaga negara yang sah di negara tersebut.

Palestina

Palestina menolak pengakuan Israel atas Somaliland, menggambarkannya sebagai ancaman terhadap keamanan Arab dan regional.

Kementerian Luar Negeri Palestina mengatakan pihaknya sepenuhnya mendukung persatuan, kedaulatan, dan kemerdekaan politik Somalia sesuai dengan hukum internasional, konsensus Arab dan internasional, serta keputusan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Kementerian tersebut memperingatkan bahwa pengakuan terhadap Somaliland atau langkah-langkah yang melegitimasi pemisahan diri merusak stabilitas dan kedaulatan Somalia dan mengatakan langkah tersebut sesuai dengan “upaya Israel yang lebih luas untuk menggoyahkan perdamaian regional dan internasional.”

Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa Israel sebelumnya telah mengusulkan Somaliland sebagai tujuan relokasi warga Palestina, khususnya dari Gaza.

Mesir

Mesir mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan mitra regional untuk menentang langkah Israel tersebut. Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan Menteri Luar Negeri Badr Abdelatty melakukan panggilan telepon dengan rekan-rekannya dari Somalia, Turki, dan Djibouti untuk membahas "perkembangan berbahaya" di Tanduk Afrika yang terkait dengan pengakuan Israel terhadap Somaliland.

"Para menteri sepakat untuk menolak dan mengutuk sepenuhnya pengakuan tersebut dan menekankan dukungan penuh untuk persatuan, kedaulatan, dan integritas teritorial Somalia," bunyi pernyataan kementerian tersebut.

Mereka juga menolak tindakan sepihak apa pun yang dapat merusak stabilitas Somalia, memperingatkan agar tidak menciptakan preseden berbahaya dengan mengakui kemerdekaan sebagian negara berdaulat, dan menekankan penghormatan terhadap Piagam PBB dan hukum internasional.

Kuwait

Kuwait menolak pengakuan tersebut, menyebutnya sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved