Gencatan Senjata Thailand dan Kamboja Diprediksi Tidak Akan Berjalan Efektif

Sabtu, 27 Desember 2025 - 17:29 WIB
loading...
A A A
Tidak seperti gencatan senjata terakhir pada bulan Juli, Presiden AS Donald Trump secara mencolok absen dalam gencatan senjata kali ini, meskipun Departemen Luar Negeri AS terlibat.

Perjanjian gencatan senjata tersebut runtuh awal bulan ini, ketika bentrokan baru meletus.

Kedua pihak saling menyalahkan atas kegagalan gencatan senjata tersebut.

Tentara Thailand mengatakan pasukannya telah membalas tembakan Kamboja di provinsi Si Sa Ket, Thailand, yang mengakibatkan dua tentara Thailand terluka.

Baca Juga: Thailand dan Kamboja Sepakat Gencatan Senjata untuk Akhiri Perang Mematikan

2. Ada Sikap Saling Menyalahkan

Kementerian Pertahanan Kamboja mengatakan pasukan Thailand yang menyerang lebih dulu, di provinsi Preah Vihear, dan menegaskan bahwa Kamboja tidak membalas.

Bentrokan terus berlanjut sepanjang Desember. Pada hari Jumat, Thailand melakukan serangan udara lagi di dalam wilayah Kamboja.

Angkatan Udara Thailand mengatakan telah menghantam "posisi militer yang diperkuat" Kamboja setelah warga sipil meninggalkan daerah tersebut. Kementerian Pertahanan Kamboja mengatakan serangan itu adalah "serangan tanpa pandang bulu" terhadap rumah-rumah warga sipil.

3. Tergantung Kemauan Politik

Seberapa baik gencatan senjata kali ini bertahan sangat bergantung pada kemauan politik. Sentimen nasionalis telah berkobar di kedua negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Program Rudal Iran Tak...
Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Bek Arab Saudi Abdulelah...
Bek Arab Saudi Abdulelah al-Amri Koyak Gawang Uruguay di Babak Pertama
Pahlawan Cape Verde...
Pahlawan Cape Verde di Piala Dunia 2026 Menangis, Ibunya Ditolak Masuk Amerika Serikat
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Belgia Ditahan Imbang Mesir di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved