Bos Intelijen AS: Rusia Tak Mampu Taklukkan Ukraina, Apalagi Menginvasi Eropa!

Senin, 22 Desember 2025 - 09:45 WIB
loading...
A A A
"Para penghasut perang negara bayangan dan media propaganda mereka sekali lagi mencoba untuk melemahkan upaya Presiden Trump untuk membawa perdamaian ke Ukraina, dan bahkan Eropa, dengan secara keliru mengklaim bahwa 'komunitas intelijen AS' setuju dengan pandangan Uni Eropa/NATO bahwa tujuan Rusia adalah untuk menyerang dan menaklukkan Eropa," tulis Gabbard.

Menurut Gabbard, pernyataan tersebut didorong untuk membangkitkan dukungan bagi kebijakan pro-perang mereka.

"Tidak, ini adalah kebohongan dan propaganda yang dengan sengaja disebarkan oleh @Reuters atas nama para penghasut perang yang ingin melemahkan upaya tak kenal lelah Presiden Trump untuk mengakhiri perang berdarah ini yang telah mengakibatkan lebih dari satu juta korban jiwa di kedua belah pihak. Berbahayanya, Anda mempromosikan hal yang salah ini," papar Gabbard.

Pernyataan Gabbard muncul di tengah laporan-laporan media Barat yang kembali muncul, yang mengeklaim bahwa ambisi teritorial Presiden Rusia Vladimir Putin tetap tidak berubah dan bahwa Moskow masih berupaya menduduki wilayah Ukraina.

Rusia telah menolak tuduhan ini. Pekan lalu, Putin menolak klaim bahwa Rusia berencana untuk menyerang negara-negara Uni Eropa, menyebutnya sebagai "kebohongan dan omong kosong", dan menuduh politisi Barat menggunakan rasa takut untuk membenarkan peningkatan pengeluaran militer.

Mendukung komentar Gabbard, utusan khusus Putin, Kirill Dmitriev, memujinya sebagai suara yang menantang apa yang digambarkannya sebagai narasi yang didorong oleh perang.

"Gabbard hebat bukan hanya karena mendokumentasikan asal-usul Obama-Biden dari tipuan Rusia, tetapi sekarang karena mengungkap mesin penghasut perang 'negara bayangan' yang mencoba memicu Perang Dunia Ketiga dengan memicu paranoia anti-Rusia di seluruh Inggris dan Uni Eropa," tulis Dmitriev di X.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved