AS Sita Kapal Tanker Kedua, Venezuela: Trump Melakukan Perompakan Internasional

Minggu, 21 Desember 2025 - 17:18 WIB
loading...
A A A
Tidak jelas apa tujuan kebijakan luar negeri spesifik pemerintahan Trump terkait Venezuela, tetapi baru-baru ini mereka "mengisyaratkan" bahwa mereka berupaya melakukan perubahan rezim, katanya.

“Sangat sulit untuk melihat apakah itu benar-benar tujuannya,” katanya, menambahkan bahwa beberapa pihak dalam pemerintahan Trump telah “menghidupkan kembali beberapa tujuan kebijakan luar negeri abad ke-19” di kawasan tersebut.

Sementara itu, Trump pekan lalu menyebutkan investasi AS yang hilang di Venezuela ketika ditanya tentang taktik terbaru dalam kampanye melawan Maduro, menunjukkan bahwa langkah-langkah pemerintahan Republik setidaknya sebagian dimotivasi oleh perselisihan atas investasi minyak.

“Kita tidak akan membiarkan siapa pun yang seharusnya tidak boleh masuk,” kata Trump kepada wartawan. “Ingat, mereka mengambil semua hak energi kita. Mereka mengambil semua minyak kita belum lama ini. Dan kita menginginkannya kembali. Mereka mengambilnya; mereka mengambilnya secara ilegal.”

Meskipun perusahaan AS dan Inggris terlibat dalam eksplorasi minyak awal di Venezuela, bahan bakar tersebut milik negara Amerika Latin tersebut berdasarkan prinsip hukum internasional tentang kedaulatan permanen atas sumber daya alam.

Venezuela menasionalisasi sektor minyaknya pada tahun 1976 dan menempatkannya di bawah kendali perusahaan milik negara PDVSA.

Kemudian, pada tahun 2007, mendiang Presiden sayap kiri Hugo Chavez menasionalisasi proyek-proyek minyak asing yang tersisa di Venezuela, secara efektif menyingkirkan raksasa minyak AS seperti ConocoPhillips dan Exxon Mobil.

Pencegatan kapal AS pada hari Sabtu terjadi ketika para pemimpin Amerika Selatan berkumpul untuk KTT blok Mercosur, di mana ketegangan atas anggota Venezuela yang diskors membayangi diskusi tentang kesepakatan perdagangan masa depan dengan Uni Eropa.

Pada pertemuan tersebut, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva berselisih dengan mitranya dari Argentina, Javier Milei, dengan alasan bahwa pecahnya konflik bersenjata atas Venezuela dapat menyebabkan "bencana kemanusiaan".

Lula mengatakan itu akan menjadi "preseden berbahaya bagi dunia", dan bahwa lebih dari empat dekade setelah Perang Falkland antara Argentina dan Inggris, "benua Amerika Selatan sekali lagi dihantui oleh kehadiran militer kekuatan ekstra-regional".

Milei, sekutu Trump, membalas dengan mengatakan bahwa Argentina "menyambut baik tekanan dari Amerika Serikat dan Donald Trump untuk membebaskan rakyat Venezuela".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Horor! Siswa Pilot Terpaksa...
Horor! Siswa Pilot Terpaksa Mendarat Sendiri Usai Instrukturnya Tiba-Tiba Lompat Keluar Pesawat
Kesaksian Pilot Jet...
Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat
Rekomendasi
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Mensesneg Sebut Pengunduran...
Mensesneg Sebut Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus Tidak Pakai Keppres
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi, Nasibnya di Satgas PKH Belum Jelas
Berita Terkini
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved