Warga Indonesia Ini Dapat Penghargaan dari Kepolisian Inggris karena Ungkap Kejahatan Serius
Kamis, 18 Desember 2025 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
“Waktu itu pukul 02.00 (dini hari), saya jalan menuju rumah sambil menelepon ibu saya, karena waktu Indonesia masih sore. Tiba-tiba saya lihat perempuan ditarik paksa masuk ke dalam mobil. Saya matikan telepon dan langsung saya rekam pakai ponsel,” kata Azhar, mengenang kejadian 2024 lalu.
Tindakan cepat itu menjadi titik awal terbukanya rangkaian kejahatan serius. Informasi yang diberikan Azhar membantu polisi menyusun kronologi dan mengarah pada penangkapan tiga pelaku. Polisi menilai kesaksiannya sangat menentukan.
Chief Constable Jo Shinner menyebut kontribusi Azhar sebagai faktor penting yang mempercepat penyelidikan dan mencegah kemungkinan munculnya korban lain.
Peran Azhar tidak berhenti di lokasi kejadian. Dia juga beberapa kali hadir di Pengadilan Mahkota Inggris untuk memberikan keterangan, di tengah kesibukannya menjalani studi dan tekanan psikologis sebagai saksi kunci.
Selain itu, latar belakang Azhar menarik perhatian publik. Dia merupakan anak dari Hefrina, pedagang kantin di SMAN 3 Kota Duri, Riau. Ayahnya bekerja sebagai karyawan kontrak. Saat menempuh pendidikan S1 di UIN Suska Riau, Azhar mengandalkan dukungan dan kerja keras kedua orang tuanya.
Tindakan cepat itu menjadi titik awal terbukanya rangkaian kejahatan serius. Informasi yang diberikan Azhar membantu polisi menyusun kronologi dan mengarah pada penangkapan tiga pelaku. Polisi menilai kesaksiannya sangat menentukan.
Chief Constable Jo Shinner menyebut kontribusi Azhar sebagai faktor penting yang mempercepat penyelidikan dan mencegah kemungkinan munculnya korban lain.
Peran Azhar tidak berhenti di lokasi kejadian. Dia juga beberapa kali hadir di Pengadilan Mahkota Inggris untuk memberikan keterangan, di tengah kesibukannya menjalani studi dan tekanan psikologis sebagai saksi kunci.
Selain itu, latar belakang Azhar menarik perhatian publik. Dia merupakan anak dari Hefrina, pedagang kantin di SMAN 3 Kota Duri, Riau. Ayahnya bekerja sebagai karyawan kontrak. Saat menempuh pendidikan S1 di UIN Suska Riau, Azhar mengandalkan dukungan dan kerja keras kedua orang tuanya.
Lihat Juga :