Trump Perluas Larangan Perjalanan AS hingga Mencakup Suriah dan Palestina

Rabu, 17 Desember 2025 - 07:32 WIB
loading...
Trump Perluas Larangan...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menambahkan lima negara ke daftar negara yang warganya dilarang memasuki AS, termasuk Palestina dan Suriah.

Gedung Putih mengumumkan perluasan larangan tersebut pada hari Selasa (16/12/2025), seiring dengan intensifikasi penindakan terhadap imigrasi.

Perintah hari Selasa memberlakukan larangan perjalanan terhadap enam negara baru – Palestina, Burkina Faso, Mali, Niger, Sudan Selatan, dan Suriah – selain 12 negara yang awalnya diumumkan pada bulan Juni.

Dekrit tersebut tidak menyebut Palestina, yang tidak diakui Washington sebagai negara, baik secara nama maupun sebagai wilayah Palestina yang diduduki.

Sebaliknya, dekrit tersebut menggambarkan kategori Palestina sebagai "Dokumen Otoritas Palestina" dan menyebut warga Palestina sebagai "individu yang mencoba melakukan perjalanan dengan dokumen perjalanan yang dikeluarkan atau disetujui oleh Otoritas Palestina".

Keputusan ini diambil beberapa pekan setelah Trump menyatakan "jeda permanen" pada migrasi dari apa yang disebutnya "semua Negara Dunia Ketiga" sebagai tanggapan atas penembakan dua pasukan Garda Nasional di Washington, DC.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Nah, AS Tiba-Tiba Cabut...
Nah, AS Tiba-Tiba Cabut Jatah Kuota Tiket untuk Suporter Iran di Piala Dunia
Rekomendasi
Oditur Militer: Jika...
Oditur Militer: Jika Kita Bisa Lihat Andrie Yunus, Tuntutan Bisa Lebih Tinggi
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
Prabowo Komitmen Sediakan...
Prabowo Komitmen Sediakan Obat Murah Agar Bisa Diakses Masyarakat
Berita Terkini
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved