AS Selidiki Apakah Pembunuhan Pejabat Hamas oleh Israel Melanggar Gencatan Senjata Gaza
Selasa, 16 Desember 2025 - 19:41 WIB
loading...
A
A
A
Namun, pembunuhan Saad dapat mempersulit rencana pemerintahan Trump untuk memajukan gencatan senjata.
Middle East Eye melaporkan pada bulan Oktober bahwa utusan AS Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner, bertemu dengan pejabat senior Hamas, termasuk Khalil al-Hayya, di resor Sharm el-Sheikh di Mesir dan secara pribadi menjamin berakhirnya perang sebagai jaminan kepada para pemimpin senior Hamas.
Ketika diberi kesempatan membahas hubungannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Trump meremehkan laporan di media Israel bahwa ia marah kepada rekannya.
“Israel dan saya telah bergaul dengan sangat baik. Hubungan saya dengan Bibi Netanyahu jelas sangat baik,” ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih.
Pemerintahan Trump telah mengirim sekutu Kushner ke Tel Aviv untuk mengerjakan rencana yang akan memperkuat pembagian Gaza menjadi dua, dengan membangun apa yang disebut "Komunitas Aman Alternatif" di bagian Gaza yang diduduki Israel.
Israel telah memberlakukan blokade penuh terhadap wilayah tersebut, sementara pasukannya secara fisik menduduki sekitar 50% wilayah Gaza.
Rencana membagi Gaza telah membuat negara-negara seperti Qatar, Arab Saudi, Indonesia, Mesir, dan Turki merasa khawatir.
Middle East Eye melaporkan pada bulan Oktober bahwa utusan AS Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner, bertemu dengan pejabat senior Hamas, termasuk Khalil al-Hayya, di resor Sharm el-Sheikh di Mesir dan secara pribadi menjamin berakhirnya perang sebagai jaminan kepada para pemimpin senior Hamas.
Ketika diberi kesempatan membahas hubungannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Trump meremehkan laporan di media Israel bahwa ia marah kepada rekannya.
“Israel dan saya telah bergaul dengan sangat baik. Hubungan saya dengan Bibi Netanyahu jelas sangat baik,” ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih.
Komunitas Aman Alternatif
Pemerintahan Trump telah mengirim sekutu Kushner ke Tel Aviv untuk mengerjakan rencana yang akan memperkuat pembagian Gaza menjadi dua, dengan membangun apa yang disebut "Komunitas Aman Alternatif" di bagian Gaza yang diduduki Israel.
Israel telah memberlakukan blokade penuh terhadap wilayah tersebut, sementara pasukannya secara fisik menduduki sekitar 50% wilayah Gaza.
Rencana membagi Gaza telah membuat negara-negara seperti Qatar, Arab Saudi, Indonesia, Mesir, dan Turki merasa khawatir.
Lihat Juga :